BeritaEkonomiEntertainmentGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Bupati Maesyal Dorong Anak Muda Tangerang Lahirkan Inovasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

967
Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, saat membuka seminar Tangerang Youth Connection (TYC) 2026 di Universitas Cendekia Abditama, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/9/2026).

Banten, Kabupaten Tangerang | secondnewsupdate.co.id – Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid mendorong generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton pembangunan, tetapi tampil sebagai penggerak inovasi dan perubahan di Kabupaten Tangerang.

Pesan tersebut disampaikan Maesyal saat membuka seminar Tangerang Youth Connection (TYC) 2026 di Universitas Cendekia Abditama, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/9/2026).

Mengusung tema “Youth Innovation for Sustainable Development” dengan tagline “Koneksi Muda, Dampak Nyata”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk bertukar gagasan sekaligus membangun jejaring kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.

Maesyal menilai keterlibatan generasi muda semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi, ekonomi digital, serta perubahan sosial yang berlangsung cepat.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah.

Dibutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk anak muda yang memiliki kreativitas, energi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

“Pembangunan berkelanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda. Generasi muda memiliki posisi yang sangat penting dalam menentukan arah masa depan Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

Ia mengatakan perkembangan teknologi dan ekonomi digital telah membuka peluang luas bagi anak muda untuk menciptakan inovasi sekaligus mengembangkan berbagai potensi ekonomi.

Karena itu, Maesyal mengajak generasi muda Kabupaten Tangerang agar berani mencoba hal-hal baru, terus mengasah kreativitas, dan tidak mudah berhenti ketika menghadapi tantangan.

Camat kelapa dua Dadang Sudrajat, (no.2 dari kiri) bersama narasumber dan bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid

“Saya ingin mengajak seluruh pemuda Kabupaten Tangerang untuk tidak takut mencoba sesuatu yang baru. Inilah semangat yang saya harapkan tumbuh melalui Tangerang Youth Connection 2026,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjut Maesyal, terus berupaya membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dunia usaha, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam membangun ekosistem yang mendukung lahirnya inovasi anak muda.

“Saya percaya bahwa ketika potensi anak muda dipertemukan dengan pendidikan yang baik, teknologi, kesempatan berusaha, serta ruang untuk berkreasi, maka akan lahir berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.

Maesyal berharap Tangerang Youth Connection 2026 tidak berhenti sebagai forum pertemuan atau diskusi, tetapi mampu menghasilkan gagasan dan kolaborasi yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Tangerang.

Ia pun mengajak generasi muda untuk menjadikan inovasi sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan dan daerah.

“Jadilah generasi muda yang tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan di sekitarnya. Mari kita bangun Kabupaten Tangerang dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan,” pungkasnya.

TYC Siapkan Inkubasi Gagasan Anak Muda

Sementara itu, Ketua Tangerang Youth Connection, Ade Putra, mengatakan tema “Youth Innovation for Sustainable Development” dipilih agar inovasi yang lahir dari generasi muda dapat diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi daerah.

Menurut Ade, TYC tidak hanya dirancang sebagai forum diskusi, tetapi menjadi pintu awal untuk mempertemukan gagasan, pengetahuan, sekaligus peluang kolaborasi antargenerasi muda.

“Karena itu TYC tidak kami tempatkan semata-mata sebagai forum diskusi, tetapi sebagai peluang awal untuk mempertemukan gagasan, pengetahuan, dan potensi kolaborasi,” ujar Ade.

Ia menjelaskan, TYC juga akan dilanjutkan dengan program inkubasi yang melibatkan siswa, mahasiswa, maupun pemuda di Kabupaten Tangerang.

Program tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami persoalan dan arah pembangunan daerah, sehingga gagasan maupun inovasi yang dikembangkan tidak berhenti sebagai konsep, tetapi dapat diarahkan agar lebih tepat sasaran.

“Jadi nanti akan diadakan juga inkubasi dari kalangan siswa, mahasiswa, maupun para pemuda yang ada di Kabupaten Tangerang, sehingga mengerti tentang pembangunan daerah dan juga tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Tangerang Youth Connection 2026 diharapkan menjadi salah satu ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk mengembangkan ide, memperluas jejaring, dan menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan Kabupaten Tangerang. (Dia)

Penulis: DianaEditor: Bama
Exit mobile version