BeritaInformatikaPropagandaRagam Daerah

Bupati Maesyal Rasyid Rombak Pejabat Eselon II Pemkab Tangerang! Tiga Pejabat Strategis Bergeser, Ini Daftar Lengkapnya

918
Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid saat melantik dan mengambil sumpahnya tiga pejabat Eselon II, Rombak Pejabat Eselon II Pemkab Tangerang! Tiga Pejabat Strategis Bergeser, Ini Daftar Lengkapnya

Kabupaten Tangerang, Banten | secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi dan mutasi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau pejabat Eselon II. 

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi pemerintahan, meningkatkan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN), sekaligus mengoptimalkan kualitas pelayanan publik.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Aula Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tangerang, Jumat (2/10/2026).

Dalam agenda tersebut, sebanyak tiga pejabat Eselon II mengalami pergeseran posisi untuk mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkab Tangerang.

Rotasi tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Tangerang Nomor 1048 Tahun 2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, yang dibacakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Adapun tiga pejabat yang dilantik yakni Ana Supriyatna, yang sebelumnya menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kini dipercaya mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Selanjutnya, Aji Januardhi Nurogo, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, kini menempati posisi baru sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, H. Achmad Kasori, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, mendapat penugasan baru sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum.

Rotasi tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi pemerintahan daerah untuk memastikan setiap perangkat daerah memiliki sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dan tanggung jawab kelembagaan.

Dalam sambutannya, Maesyal menegaskan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan bukan hanya sebatas kegiatan administratif maupun seremoni pemerintahan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, transparan, akuntabel, serta mampu merespons kebutuhan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa setiap pejabat yang diberikan kepercayaan untuk menduduki jabatan tertentu harus mampu menunjukkan komitmen, tanggung jawab, dan kinerja nyata dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Pelantikan yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis dalam penataan birokrasi. Ini adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan responsif,” ujar Maesyal.

Menurutnya, rotasi dan mutasi merupakan hal yang lumrah dalam dinamika organisasi pemerintahan. 

Selain sebagai bentuk penyegaran, kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan organisasi dengan tetap mengedepankan sistem merit dalam manajemen ASN.

Maesyal menegaskan bahwa jabatan yang diemban setiap aparatur pemerintah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan semata-mata sebagai bentuk pencapaian karier.

“Jabatan adalah sebuah kepercayaan dan amanah. Perpindahan atau rotasi ini tidak lain dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Sebagai ASN, kita harus selalu siap ditempatkan di mana saja dan kapan saja sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Maesyal juga meminta para pejabat yang baru dilantik agar segera memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pada jabatan masing-masing. 

Penyesuaian terhadap lingkungan kerja, penguatan koordinasi, serta kemampuan membangun kerja sama dengan seluruh jajaran dinilai penting agar pelaksanaan program pemerintahan dapat berjalan secara optimal.

Ia berharap para pejabat mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan efektivitas kerja, serta memperkuat sinergi lintas perangkat daerah guna menjawab berbagai tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.

Tiga pejabat Eselon II saat diambil sumpahnya terdiri dari Aji Januardhi Nurogo, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, kini menempati posisi baru sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang. Sementara itu, H. Achmad Kasori, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, mendapat penugasan baru sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum.

Selain memberikan arahan kepada pejabat yang baru dilantik, Bupati Tangerang turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pejabat atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas di posisi sebelumnya.

Ia berharap pengalaman dan capaian kinerja yang telah diperoleh dapat menjadi bekal untuk mengemban tanggung jawab baru dengan semangat pengabdian yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Maesyal juga mengingatkan Sekretaris Daerah (Sekda) bersama BKPSDM agar mulai mengantisipasi dinamika kepegawaian yang akan terjadi pada 2027 mendatang.

Pasalnya, sejumlah pejabat struktural Eselon II di lingkungan Pemkab Tangerang diperkirakan akan memasuki masa purna tugas atau pensiun. Kondisi tersebut membutuhkan perencanaan pengisian jabatan yang matang agar keberlangsungan roda pemerintahan tetap terjaga.

Menurutnya, proses regenerasi kepemimpinan birokrasi harus dikelola secara terencana, objektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga memberikan ruang pengembangan karier bagi ASN yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan.

“Saya berharap para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, merangkul jajaran di unit kerja masing-masing, dan langsung bekerja maksimal. Tujuan akhir dari seluruh upaya ini adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menuju Kabupaten Tangerang yang makin sejahtera,” pungkasnya.

Melalui rotasi dan penyegaran jabatan tersebut, Pemkab Tangerang diharapkan mampu menjaga kesinambungan pemerintahan, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta mendorong terciptanya birokrasi yang semakin adaptif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Dia)

Exit mobile version