BeritaEkonomiRagam DaerahSosial

Bupati Tangerang Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, 250 Koperasi di Kabupaten Tangerang Sudah Beroperasi

996
Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, saat mengecek supermaket koperasi Merah Putih

Kab Tangerang/ secondnewsupdate.co.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. 

Agenda nasional tersebut diikuti secara virtual dari KDKMP Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa melalui koperasi. 

Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri menunjukkan progres signifikan dengan mengoperasikan ratusan koperasi desa yang tersebar di berbagai wilayah.

Gubernur Provinsi Banten Andra Soni saat memberikan hadiah kepada masyarakat Kabupaten Tangerang

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR dan pihak ketiga. Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan CSR dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar,” ujar Maesyal.

Ia menjelaskan, dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah beroperasi penuh meski masih menghadapi sejumlah keterbatasan.

“Masih ada 24 koperasi yang saat ini dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi. Kami targetkan dalam waktu dekat seluruhnya sudah dapat berjalan mandiri,” katanya.

Selain itu, Maesyal juga menyoroti sejumlah tantangan operasional yang masih dihadapi koperasi, terutama terkait distribusi bahan pokok dari distributor. 

Untuk itu, ia meminta dukungan dari instansi vertikal seperti Bulog dan Pertamina.

“Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dapat mempercepat dukungan sehingga operasional koperasi di desa-desa tidak terhambat,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi atas langkah cepat Kabupaten Tangerang dalam mengembangkan Koperasi Merah Putih. 

Menurutnya, pembangunan ekonomi nasional harus dimulai dari tingkat desa.

“Hingga tahun 2026, sebanyak 295 Koperasi Merah Putih telah beroperasi di Provinsi Banten. Koperasi ini merupakan instrumen penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” ujar Andra.

Ia juga menyebut Kabupaten Tangerang berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,67 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional maupun Provinsi Banten.

“Ekonomi desa harus bergerak. BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih harus mampu memutar roda perekonomian masyarakat dari bawah sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat daerah hingga nasional,” tegasnya.

Usai mengikuti peresmian virtual, Bupati Tangerang bersama jajaran meninjau langsung fasilitas KDKMP Desa Ciakar. 

Koperasi tersebut dinilai memiliki sarana yang cukup lengkap, mulai dari gudang logistik, klinik, apotek, armada truk, hingga kendaraan roda tiga untuk menunjang distribusi kebutuhan masyarakat.

Secara terpisah, Presiden RI Prabowo Subianto menyebut peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai tonggak bersejarah dalam penguatan ekonomi kerakyatan Indonesia.

“Peristiwa ini hari yang penting, tonggak bersejarah,” kata Prabowo dalam siaran virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Kepresidenan.

Bupati Kabupaten Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid saat memberikan cinderamata kepada masyarakat nasabah Koperasi Merah Putih

Menurut Presiden, koperasi yang diresmikan saat ini telah memiliki kesiapan operasional yang cukup matang, baik dari sisi gedung, sistem, sumber daya manusia, hingga dukungan logistik.

“Secara fisik gedungnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur logistiknya ada, ada truk dan kendaraan roda tiga. Saya kira hari ini cukup penting,” ujarnya.

Presiden juga mengungkapkan bahwa awalnya pemerintah menargetkan peresmian sebanyak 1.300 koperasi, namun setelah evaluasi kesiapan, diputuskan sebanyak 1.061 koperasi yang paling siap dioperasikan.

“Saya bilang cukup seribu saja. Kemudian Dirut Agrinas Palma ingat, saya ini suka angka delapan. Kalau begitu 1.061 saja. Saya kira itu semacam semangat saja,” ujar Prabowo.

Ia menilai keberhasilan mengoperasikan ribuan koperasi desa dalam waktu kurang dari satu tahun merupakan capaian besar yang akan menjadi fondasi penguatan ekonomi nasional berbasis desa dan kerakyatan.(Dia)

Exit mobile version