Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaBudayaGaya hidupRagam Daerah

Bupati Tangerang Tegaskan Renungan Suci Bukan Sekadar Mengenang Pahlawan, Tapi Tekad Melanjutkan Perjuangan

1215
×

Bupati Tangerang Tegaskan Renungan Suci Bukan Sekadar Mengenang Pahlawan, Tapi Tekad Melanjutkan Perjuangan

Sebarkan artikel ini
Di bawah temaram cahaya obor, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memimpin upacara renungan suci sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Banten, Kab Tangerang l secondnewsupdate.co.id — Keheningan menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Arya Wangsakara, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, saat jarum jam tepat menunjukkan pukul 00.00 WIB, Minggu (16/8/2026).

Di bawah temaram cahaya obor, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memimpin upacara renungan suci sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Example 300x600

Suasana berlangsung khidmat. Nyala api obor yang menerangi prosesi menjadi simbol semangat perjuangan yang tidak boleh padam, sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari pengorbanan panjang para pejuang bangsa.

Bertindak sebagai inspektur upacara kehormatan, Maesyal Rasyid menegaskan bahwa renungan suci bukan sekadar agenda seremonial untuk mengenang jasa para pahlawan.

Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi refleksi sekaligus penguat tekad seluruh elemen masyarakat untuk meneruskan perjuangan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan.

“Upacara renungan suci ini tidak hanya untuk mengenang jasa para pejuang, tapi juga menjadi momentum bersama untuk saling menguatkan tekad melanjutkan perjuangan dan mengisi kemerdekaan ini demi kebahagiaan nusa dan bangsa,” ujar Maesyal.

Menurutnya, para pahlawan, baik yang tercatat dalam sejarah maupun mereka yang namanya tidak dikenal, telah memberikan pengorbanan luar biasa. 

Mereka berjuang dengan keikhlasan, keberanian, bahkan mempertaruhkan nyawa demi satu cita-cita besar, yakni kemerdekaan Indonesia.

Karena itu, semangat tersebut, kata Maesyal, harus diwariskan kepada generasi penerus.

Perjuangan di masa kini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan melalui kontribusi nyata dalam membangun daerah dan bangsa.

Ia mengajak generasi muda serta seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai energi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula dan jalan kebajikan yang ditempuh adalah jalan kami juga. Semangat juang dan pengorbanan mereka harus kita lanjutkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Maesyal juga mengajak seluruh peserta untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Saat membacakan naskah renungan suci, ia menyampaikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah dimakamkan di TMP Raden Arya Wangsakara.

Tercatat terdapat 17 pahlawan yang bersemayam di lokasi tersebut, terdiri atas empat pahlawan angkatan bersenjata dan 13 pejuang dari badan perjuangan.

“Kami yang hadir pada upacara renungan suci untuk mengenang arwah dan jasa-jasa pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di Taman Makam Pahlawan Arya Wangsakara,” ucapnya.

Rangkaian renungan suci kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, prosesi tabur bunga di makam para pahlawan, pembacaan doa, hingga penghormatan terakhir kepada arwah para pejuang yang dipimpin oleh komandan upacara.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, para asisten daerah, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, jajaran TNI dan Polri, serta anggota Pramuka.

Renungan suci tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan.

Justru, kemerdekaan merupakan amanah yang harus terus dijaga dan diisi melalui kerja nyata, persatuan, serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan semangat para pahlawan sebagai pijakan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Tangerang diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu menyalakan kembali semangat gotong royong dan pengabdian untuk membawa daerah semakin maju. (Dia)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600