BeritaPolitikRagam Daerah

Bupati Tangerang Terima Kunjungan Komisi VII DPR RI, Soroti Regulasi Kawasan Industri dan Optimalisasi CSR

908
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu (26/8/2026).

Banten, Kabupaten Tangerang l secondnewsupdate.co.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu (26/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung aktivitas kawasan industri sekaligus menyerap berbagai masukan dan aspirasi dari pelaku usaha serta Pemerintah Kabupaten Tangerang terkait pengelolaan kawasan industri.

Maesyal mengatakan, Komisi VII DPR RI ingin memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi industri, hubungan antara perusahaan dengan pemerintah daerah, serta keterlibatan perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kawasan.

“Komisi VII ingin mendengarkan langsung terkait dengan keberadaan aktivitas kawasan industri yang ada di Kawasan Industri Cikupa Mas. Yang kedua, dalam rangka menampung usulan-usulan dari pengusaha maupun dari pemerintah daerah kabupaten maupun provinsi untuk membuat regulasi terkait dengan industri, supaya memberikan kenyamanan,” ungkap Maesyal.

Menurutnya, berbagai masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kawasan Industri. Regulasi yang kuat dinilai penting untuk menciptakan iklim industri yang produktif, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Selain persoalan regulasi, optimalisasi program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) juga menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.

“Selain regulasi kawasan industri, salah satu hal yang turut menjadi perhatian dalam pembahasan adalah optimalisasi program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR),” imbuhnya.

Maesyal menilai, program CSR perusahaan perlu diarahkan agar lebih produktif dan tepat sasaran dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang berada di sekitar kawasan industri.

Ia juga menekankan pentingnya perusahaan melakukan koordinasi dan pelaporan kepada pemerintah daerah mengenai berbagai program CSR yang telah maupun akan dilaksanakan.

“Bukan kurang. Masih banyak yang tidak melaporkan kepada kita, ada program apa saja. Harusnya mereka melaporkan kepada kita program yang mereka jalankan, salah satunya CSR,” jelasnya.

Pemkab Tangerang, lanjut Maesyal, dapat mendorong penguatan forum CSR sebagai wadah koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat. 

Dengan koordinasi yang baik, program CSR diharapkan dapat terdata, terarah, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Yang penting koordinasi. Mereka harus berbicara dengan kita sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain CSR, aspek keamanan dan kondusivitas kawasan industri turut menjadi perhatian. Salah satunya terkait potensi praktik premanisme yang dapat mengganggu aktivitas perusahaan maupun masyarakat.

Maesyal menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan mengenai praktik premanisme di Kawasan Industri Cikupa Mas. 

Meski demikian, Pemkab Tangerang akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga keamanan kawasan.

“Sampai sekarang khusus di sini tidak pernah ada laporan. Kita akan terus mengikuti perkembangan ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, baik oleh perusahaan maupun karyawan, termasuk masyarakat sekitar,” tandasnya.

Usai berdialog dan menyerap aspirasi para pelaku usaha, Maesyal bersama jajaran Komisi VII DPR RI kemudian meninjau salah satu pabrik yang berada di Kawasan Industri Cikupa Mas.

Rombongan melihat secara langsung aktivitas produksi perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan busa atau foam. Produk tersebut digunakan sebagai bahan berbagai kebutuhan, seperti kasur, sofa, hingga produk furnitur lainnya.

Peninjauan lapangan tersebut menjadi bagian penting dari kunjungan kerja Komisi VII DPR RI untuk melihat secara langsung proses produksi dan kondisi lingkungan kerja di kawasan industri.

Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai aktivitas dan dinamika sektor industri di Kabupaten Tangerang, yang merupakan salah satu kawasan industri strategis di Provinsi Banten.

Maesyal berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat sehingga keberadaan kawasan industri tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya. (Dia)

Exit mobile version