BeritaBudayaEkonomiEntertainmentGaya hidupInformatikaRagam Daerah

CFD Buahbatu Bakal Dihidupkan Lagi, Farhan Ungkap Alasan Penghentian Sementara

125
Oplus_16908288

Jawa Barat, Bandung l secondnewsupdate.co.id — Kabar baik bagi masyarakat Kota Bandung. Car Free Day (CFD) Buahbatu dipastikan akan kembali digelar setelah Pemerintah Kota Bandung menyelesaikan pembenahan tata kelola anggaran dan pelaksanaan kegiatan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, penghentian sementara CFD Buahbatu bukan lantaran kegiatan tersebut tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Kebijakan itu diambil sebagai tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai pengelolaan anggaran kegiatan.

Hal tersebut disampaikan Farhan seusai menghadiri Bazar Murah Bandung Utama (Bazmut) di Lapangan Puter, Kecamatan Coblong, Jumat (11/9/2026).

Menurut Farhan, hasil pemeriksaan BPK menemukan adanya persoalan dalam pengelolaan anggaran pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Kondisi tersebut membuat Pemkot Bandung harus melakukan penataan ulang agar penyelenggaraan CFD ke depan berlangsung sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel.

“Yang saya salahkan itu Dishub. Sesuai dengan temuan BPK, yang disalahkan itu Dishub. Dishub tidak melakukan pengelolaan anggaran dengan baik, sehingga memberikan honor langsung kepada pihak-pihak yang tidak menandatangani kontrak atau bukan ASN,” ujar Farhan.

Ia menegaskan, penghentian sementara CFD merupakan bagian dari proses pembenahan, bukan keputusan untuk menghentikan kegiatan tersebut secara permanen.

“Maka kita harus tata kelola ulang. Sampai tata kelola ulangnya saya setujui, maka CFD kita hentikan dulu,” katanya.

Dorong Ekonomi Rakyat

Farhan mengakui CFD memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

Selain menjadi ruang publik untuk berolahraga dan berinteraksi, kegiatan tersebut juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan pedagang kaki lima.

Karena itu, ia berharap CFD dapat segera kembali berjalan setelah seluruh persoalan tata kelola diselesaikan.

“Saya juga pengin CFD segera dilaksanakan kembali, insyaallah, karena itu sangat membantu perekonomian rakyat, baik di Buahbatu maupun di Dago,” ungkapnya.

Menurut Farhan, aktivitas CFD setiap akhir pekan mampu menciptakan perputaran ekonomi sekaligus menyediakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Pemkot Bandung, kata dia, ingin memastikan reaktivasi CFD nantinya tidak hanya mengedepankan manfaat ekonomi dan sosial, tetapi juga dibarengi sistem pengelolaan yang tertib serta dapat dipertanggungjawabkan.

Alun-Alun Bandung Dikaji Jadi Lokasi CFD Baru

Tak berhenti pada rencana menghidupkan kembali CFD yang sudah ada, Pemkot Bandung juga mulai mempertimbangkan penambahan lokasi CFD di sejumlah titik.

Salah satu kawasan yang masuk dalam pemikiran Farhan adalah kawasan Alun-Alun Bandung.

Menurutnya, kawasan pusat kota tersebut memiliki potensi dikembangkan sebagai ruang publik yang lebih hidup dan ramah bagi pejalan kaki.

“Sambil kita memikirkan juga, mungkin beberapa titik akan kita buka baru. Saya kepikiran alun-alun,” ujar Farhan.

Dengan demikian, penghentian sementara CFD Buahbatu justru menjadi momentum bagi Pemkot Bandung untuk membenahi sistem pengelolaan sekaligus membuka peluang pengembangan CFD di lokasi lainnya.

Pemkot Bandung memastikan kegiatan yang menjadi ruang interaksi warga dan penggerak ekonomi lokal tersebut dapat kembali digelar dengan tata kelola yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel. (Burhan)

Exit mobile version