BeritaHukumRagam Daerah

Dadang Supriatna Perkuat Kolaborasi Nasional, AKKOPSI Dorong Percepatan RUU Air Bersih dan Sanitasi

8
Ketua Umum Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) yang juga Bupati Bandung, Dadang Supriatna, terus memperkuat kolaborasi nasional guna mendorong peningkatan layanan air bersih dan sanitasi di seluruh Indonesia.

Jakarta/ secondnewsupdate.co.id – Ketua Umum Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) yang juga Bupati Bandung, Dadang Supriatna, terus memperkuat kolaborasi nasional guna mendorong peningkatan layanan air bersih dan sanitasi di seluruh Indonesia. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) dan Direktorat Jenderal Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Pertemuan strategis tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan pelaksanaan City Sanitation Summit (CSS) XXIV sekaligus Musyawarah Nasional (Munas) AKKOPSI yang dijadwalkan berlangsung di Banda Aceh pada November 2026.

Forum nasional itu diproyeksikan menjadi ajang konsolidasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, hingga para pegiat kesehatan lingkungan untuk merumuskan arah kebijakan sanitasi nasional yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang menegaskan bahwa seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang tergabung dalam AKKOPSI memiliki komitmen kuat menghadirkan layanan sanitasi yang layak sebagai fondasi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Menurutnya, penyediaan air bersih dan sanitasi bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas hidup masyarakat serta keberlanjutan lingkungan.

“Kami terus mendorong penguatan pengelolaan air limbah, penyediaan toilet dan MCK yang layak, pengelolaan persampahan, hingga percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang Air Bersih dan Sanitasi. Seluruh langkah tersebut merupakan investasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Dadang.

Ia berharap hasil audiensi bersama Kementerian Kesehatan mampu melahirkan langkah-langkah konkret dalam memperkuat regulasi nasional sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis yang akan dibahas lebih lanjut pada pelaksanaan CSS XXIV di Banda Aceh.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Then Suyanti, memberikan apresiasi atas konsistensi AKKOPSI dan HAKLI dalam mengawal agenda pembangunan kesehatan lingkungan di Indonesia.

Menurutnya, Kementerian Kesehatan siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan City Sanitation Summit sebagai bagian dari upaya mempercepat peningkatan kualitas sanitasi nasional dan mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang lebih sehat.

Di sisi lain, Ketua Umum HAKLI, Arif Sumantri, mengungkapkan bahwa proses pembahasan Rancangan Undang-Undang Air Bersih dan Sanitasi masih terus berjalan. 

Bersama AKKOPSI, pihaknya telah menyampaikan sekitar 43 usulan pasal kepada tim penyusun sebagai bahan penyempurnaan regulasi agar mampu menjawab berbagai tantangan pengelolaan air bersih dan sanitasi di masa mendatang.

Kolaborasi antara AKKOPSI, HAKLI, dan Kementerian Kesehatan diharapkan menjadi momentum penting dalam mempercepat lahirnya kebijakan yang mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih dan sanitasi yang aman, berkualitas, serta berkelanjutan di seluruh Indonesia. (Apih).

Penulis: Apih Igun Ruhiyat Editor: Bama
Exit mobile version