Jawa Barat, Garut | secondnewsupdate.co.id — Ancaman paparan debu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Garut.
Sebagai langkah pencegahan, polisi turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan ratusan masker kepada warga dan pengguna jalan.
Kegiatan pembagian masker tersebut berlangsung di Bunderan Suci, Kabupaten Garut, Senin (7/9/2026).
Sedikitnya 500 masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang tengah beraktivitas di luar rumah.
Sasaran utama kegiatan tersebut adalah para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan Bunderan Suci.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi lingkungan yang berpotensi terdampak debu vulkanik.
Kapolres Garut AKBP Niko N Adi Putra, mengatakan penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko terpapar debu, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi di luar ruangan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengendara roda dua dan warga yang beraktivitas di luar rumah, agar selalu menggunakan masker sebagai upaya melindungi diri dari paparan debu vulkanik. Kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi perhatian kami,” ujar Niko N saat ditemui awak media.
Selain membagikan masker, personel Polres Garut juga menyampaikan edukasi dan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan serta tetap memperhatikan kondisi kesehatan selama beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat juga diingatkan untuk mengambil langkah pencegahan secara mandiri dengan menggunakan masker, terutama ketika kondisi udara di lingkungan sekitar mengalami penurunan kualitas akibat paparan debu.
Polres Garut menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan preventif yang bertujuan memberikan perlindungan sekaligus rasa aman bagi warga.
Pembagian masker tersebut diharapkan tidak hanya menjadi langkah bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan keselamatan di tengah potensi dampak debu vulkanik. (Agung)
















