Bupati Kab Bandung Dadang Supriatna Tekankan Kerja Keras, Cerdas, Ikhlas, dan Tuntas.
Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id — Suasana khidmat dan penuh optimisme mewarnai pelantikan sembilan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) di Gedung Mohamad Toha, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Kamis (30/4/2026).
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, resmi melantik sembilan kepala desa PAW yang akan menjalankan roda pemerintahan desa hingga pelaksanaan Pilkades serentak mendatang.
Dalam sambutannya, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk langsung bekerja melayani masyarakat.
“Yang pertama harus dilakukan adalah serah terima jabatan hari ini juga. Setelah itu segera lakukan rapat internal bersama perangkat desa, BPD, dan lembaga desa lainnya,” tegas KDS.
Pelantikan turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bandung, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, kepala OPD, camat, BPD, serta tokoh masyarakat.
KDS menekankan pentingnya sinkronisasi pembangunan desa dengan kebijakan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten.
“RPJMDes tidak boleh bertentangan dengan RPJMN. Wajib mendukung program Presiden, sejalan dengan visi misi Gubernur Jawa Barat, serta selaras dengan RPJMD Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Ia meminta para kepala desa segera mengevaluasi dokumen RPJMDes yang ada dan melakukan penyesuaian sesuai kondisi aktual di lapangan tanpa keluar dari arah pembangunan yang telah ditetapkan.
Selain itu, KDS meminta para camat aktif mendampingi kepala desa PAW agar cepat beradaptasi dan mampu menjalankan pemerintahan secara optimal.
“Camat harus hadir memberikan edukasi, arahan, bahkan dukungan sumber daya manusia bila diperlukan,” katanya.
Empat Pilar Kerja Kepala Desa
Dalam arahannya, KDS juga menyampaikan empat prinsip kerja yang harus menjadi pegangan seluruh kepala desa.
“Bekerjalah dengan kerja keras secara fisik, kerja cerdas secara intelektual, kerja ikhlas dengan hati, dan kerja tuntas sampai selesai. Itu kunci keberhasilan,” tegasnya.
Ia berharap kepala desa yang baru dilantik mampu menjadi pemimpin yang mengayomi, melayani, serta responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat, termasuk isu pengelolaan sampah.
“Kompaklah dengan masyarakat. Selesaikan persoalan sampah, bisa dimulai dengan kegiatan korve. Hal sederhana jika dilakukan bersama akan berdampak besar,” tambahnya.
Pelantikan ini dinilai menjadi momentum penting memperkuat pembangunan desa di Kabupaten Bandung melalui kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berintegritas hingga 2027.
Berikut 9 Kepala Desa PAW yang dilantik:
Asep Koswara – Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot
Adung Heryana – Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang
Jajang – Desa Margaasih, Kecamatan Margaasih
Asep Komarudin – Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokanjeruk
H. Agus Rustaman – Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka
Yogie Sunandar – Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk
Wawan Ridwan – Desa Sukarame, Kecamatan Pacet
Koharudin – Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka
Farhan Taufik Akbar – Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu. (Apih)
