Ragam DaerahSosial

Dinsos Garut Bergerak Cepat, Pilar Sosial Gotong Royong Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni di Cilawu

60
TKSK, Tagana, dan Pendamping PKH diterjunkan membantu rehabilitasi rumah Ibu Minawati sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap warga rentan.

TKSK, Tagana, dan Pendamping PKH diterjunkan membantu rehabilitasi rumah Ibu Minawati sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap warga rentan.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Dinas Sosial Kabupaten Garut menunjukkan respons cepat terhadap kondisi warga yang membutuhkan dengan menerjunkan pilar-pilar sosial untuk membantu rehabilitasi rumah milik Ibu Minawati di Kampung Cihalimun, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Minggu (28/6/2026).

Aksi kemanusiaan tersebut melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang bahu-membahu bersama warga setempat memperbaiki rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak layak huni.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam menghadirkan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, mengatakan rehabilitasi rumah tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dan membutuhkan perhatian.

“Ini merupakan bentuk respons sosial terhadap kondisi rumah Ibu Minawati yang sudah tidak layak huni. Bersama masyarakat setempat, semangat gotong royong diwujudkan melalui rehabilitasi rumah guna menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman,” ujar Marlinda melalui pesan singkat WhatsApp.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kesejahteraan sosial tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Sinergi antara pemerintah daerah, pilar-pilar sosial, serta masyarakat menjadi faktor utama dalam menghadirkan solusi bagi warga yang membutuhkan.

“Kehadiran pemerintah, pilar-pilar sosial, serta masyarakat menjadi wujud nyata kolaborasi dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” katanya.

Marlinda berharap semangat kebersamaan seperti ini terus tumbuh di berbagai wilayah Kabupaten Garut sehingga semakin banyak masyarakat rentan yang memperoleh bantuan dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Selain memperbaiki kondisi fisik rumah, kegiatan tersebut juga menjadi simbol kuat bahwa kepedulian sosial mampu menghadirkan harapan baru bagi warga kurang mampu. 

Dinas Sosial Garut menegaskan akan terus mendorong kolaborasi lintas unsur agar program-program kesejahteraan sosial dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dengan dukungan pemerintah, pilar sosial, dan partisipasi aktif masyarakat, rehabilitasi rumah Ibu Minawati diharapkan menjadi awal kehidupan yang lebih layak, aman, dan sejahtera bagi keluarganya. (Agung/Farid Wd)

Penulis: Agung/Farid Wd Editor: Bama
Exit mobile version