Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukumInformatikaRagam Daerah

Disapa Langsung Gubernur Jabar KDM, Wali Kota Cimahi Diminta Bertindak Tegas! Maraknya Begal dan Warung Obat Terlarang Jadi Sorotan

511
×

Disapa Langsung Gubernur Jabar KDM, Wali Kota Cimahi Diminta Bertindak Tegas! Maraknya Begal dan Warung Obat Terlarang Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, saat menyapa Walikota Cimahi Ngatiyana, menyentil maraknya begal dan warung penjual obat-obatan terlarang di Cimahi

Jawa Barat, Cimahi l secondnewsupdate.co id – Persoalan maraknya aksi kriminalitas jalanan dan dugaan peredaran obat-obatan terlarang di Kota Cimahi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara terbuka menyampaikan teguran sekaligus dorongan kepada Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, agar segera mengambil langkah nyata dalam menertibkan kondisi yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Example 300x600

Momen tersebut terjadi saat Dedi Mulyadi bertemu langsung dengan Wali Kota Cimahi. Dalam perbincangan yang terekam video dan beredar luas di media sosial, Gubernur menyampaikan keprihatinannya terhadap berbagai laporan masyarakat mengenai maraknya aksi begal serta keberadaan warung yang diduga menjual obat-obatan terlarang di wilayah Cimahi.

Dengan gaya komunikasinya yang lugas, Dedi meminta Pemerintah Kota Cimahi tidak membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat harus menjadi prioritas utama. 

Ia juga menilai berbagai praktik yang diduga melanggar hukum tidak boleh dibiarkan hanya karena adanya tekanan atau intimidasi dari kelompok tertentu.

Dalam percakapan tersebut, Dedi bahkan mempertanyakan keberanian aparat pemerintah daerah untuk bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran hukum.

“Bapak kan tentara, masa tidak berani,” ujar Dedi kepada Ngatiyana dalam video yang beredar luas di media sosial.

Pernyataan itu menjadi sorotan publik karena dinilai sebagai bentuk dorongan moral agar pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum semakin serius memberantas peredaran obat-obatan terlarang maupun aksi kriminal jalanan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Keamanan Warga Jadi Prioritas

Fenomena begal dan dugaan peredaran obat-obatan terlarang bukan hanya berdampak pada meningkatnya rasa takut di tengah masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan citra Kota Cimahi sebagai daerah penyangga Kota Bandung.

Karena itu, sinergi antara Pemerintah Kota Cimahi, Kepolisian, TNI, Satpol PP, BNN, serta unsur masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi obat-obatan terlarang, peningkatan patroli pada jam-jam rawan, hingga penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan diharapkan dapat dilakukan secara konsisten.

Publik Menanti Langkah Konkret

Pernyataan Gubernur Jawa Barat  memantik perhatian luas masyarakat. 

Banyak pihak berharap teguran tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Cimahi untuk memperkuat upaya penegakan hukum dan meningkatkan keamanan lingkungan.

Warga juga berharap pemerintah tidak hanya mengedepankan tindakan represif, tetapi memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi, pembinaan generasi muda, serta pemberdayaan masyarakat agar penyalahgunaan obat-obatan terlarang dapat ditekan sejak dini.

Dengan adanya perhatian langsung dari Gubernur Jawa Barat, publik kini menantikan langkah konkret yang akan diambil Pemerintah Kota Cimahi bersama aparat penegak hukum untuk memastikan Kota Cimahi menjadi daerah yang aman, tertib, dan bebas dari praktik peredaran obat-obatan terlarang maupun aksi kriminalitas jalanan. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600