HukumInformatikaRagam Daerah

Disdukcapil Garut Jemput Bola Layani Adminduk Penyandang Disabilitas di Cisurupan, Bakal Jadi Program Rutin

106
Disdukcapil Garut Jemput Bola Layani Adminduk Penyandang Disabilitas di Cisurupan, Bakal Jadi Program Rutin

Garut/secondnewsupdate.co.id – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang inklusif terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Garut.

Melalui program jemput bola, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat memberikan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi kelompok rentan di UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Jumat (8/5/2026).

Layanan ini menyasar penghuni panti penyandang disabilitas yang mengalami keterbatasan mobilitas sehingga sulit mengakses pelayanan administrasi secara langsung ke kantor pelayanan.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, mengatakan program jemput bola ini merupakan bentuk nyata hadirnya negara dalam memastikan seluruh warga, termasuk kelompok rentan, memperoleh hak identitas kependudukan.

“Dokumen kependudukan adalah pintu utama bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan publik, mulai dari layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga program-program afirmasi pemerintah lainnya,” ujar Rena.

Dalam kegiatan tersebut, tim Disdukcapil Garut menurunkan petugas lengkap dengan perangkat perekaman biometrik mobile untuk melakukan pelayanan langsung di lokasi.

Dari hasil pelayanan, sebanyak 7 penghuni berhasil diproses, terdiri dari 5 orang melakukan perekaman KTP elektronik baru, sementara 2 lainnya menjalani proses pelacakan identitas guna memastikan status data tunggal dalam database kependudukan nasional.

Menurut Rena, kolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemenuhan hak sipil masyarakat rentan, khususnya penyandang disabilitas yang berada dalam layanan sosial.

Ia menegaskan, pelayanan jemput bola di Griya Harapan Difabel tidak akan berhenti pada kegiatan satu kali saja.

Berdasarkan evaluasi lapangan, program ini akan ditingkatkan menjadi agenda rutin setiap bulan.

“Melihat kebutuhan yang cukup tinggi, kami tetapkan layanan jemput bola di Griya Harapan Difabel menjadi agenda rutin bulanan. Kami ingin memastikan pelayanan administrasi kependudukan bagi kelompok rentan berjalan mudah, cepat, dan tentu 100 persen gratis,” tegasnya.

Program ini diharapkan mampu memperluas cakupan kepemilikan dokumen kependudukan di Kabupaten Garut sekaligus memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses pelayanan dasar hanya karena keterbatasan fisik maupun kondisi sosial. (Asan/Agung)

Penulis: Asep Santika/Agung Editor: Bama
Exit mobile version