BeritaRagam Daerah

Dishub Cimahi Siapkan Strategi Pengamanan Lalu Lintas Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

185
Kendaraan berat truck-truck angkutan barang sedang diperiksa Ram Chek oleh Dishub Kota Cimahi

SNU//Cimahi – Personel Disiagakan di Titik Rawan, Ramp Check Dilakukan untuk Pastikan Armada Laik Jalan.

Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Peningkatan mobilitas masyarakat diperkirakan akan terjadi sehingga diperlukan kesiapan maksimal, baik dari sisi rekayasa lalu lintas maupun pengecekan kelaikan kendaraan, khususnya angkutan umum orang dan barang.

“Menghadapi momentum Nataru, kami siapkan langkah pengamanan, khususnya dari sisi lalu lintas dan angkutan,” kata Kepala Dishub Kota Cimahi, Endang.

Sebagai langkah antisipasi kepadatan, Dishub Cimahi akan menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan selama libur panjang Natal dan Tahun Baru.

“Akan dilakukan penempatan personel untuk pengaturan di titik-titik yang berpotensi padat, termasuk membantu pengaturan arus lalu lintas di sekitar gereja,” ujarnya.

Selain itu, Dishub Cimahi bersama personel gabungan melakukan pengecekan (ramp check) terhadap kendaraan angkutan umum dan angkutan barang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rest Area KM 125 ruas Tol Purbaleunyi, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan.

“Ramp check dilakukan untuk memastikan seluruh armada yang digunakan masyarakat selama libur panjang Nataru dalam kondisi laik jalan dan aman digunakan. Langkah ini merupakan upaya pencegahan dini untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Endang juga mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

“Kami harapkan masyarakat Kota Cimahi melakukan pengecekan rutin terhadap kendaraan pribadi maupun umum sebelum bepergian, sebagai antisipasi mencegah kecelakaan,” katanya.

Dishub Cimahi memperkirakan lonjakan mobilitas terjadi pada malam Natal serta saat pergantian tahun.

“Biasanya mobilitas tinggi saat malam Natal karena banyak saudara kita melaksanakan kegiatan ibadah di gereja. Begitu juga saat tahun baru karena masyarakat bepergian ke berbagai lokasi keramaian,” tuturnya. (Bagdja)

Exit mobile version