Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaOlah RagaRagam Daerah

Empat Daerah Ramaikan Bisbol Porprov XV Jabar 2026, Kota Cimahi Catat Debut Bersejarah

113
×

Empat Daerah Ramaikan Bisbol Porprov XV Jabar 2026, Kota Cimahi Catat Debut Bersejarah

Sebarkan artikel ini
Cabang olahraga bisbol pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 mulai menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak empat kontingen kabupaten/kota ambil bagian dalam kompetisi tersebut, sekaligus menjadi sinyal meluasnya partisipasi daerah dalam pembinaan olahraga bisbol di Jawa Barat.

Bandung, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Cabang olahraga bisbol pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 mulai menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak empat kontingen kabupaten/kota ambil bagian dalam kompetisi tersebut, sekaligus menjadi sinyal meluasnya partisipasi daerah dalam pembinaan olahraga bisbol di Jawa Barat.

Pertandingan berlangsung di Lapangan Bisbol Sport Jabar Arcamanik, Bandung. Empat daerah yang berkompetisi yakni Kota Bandung, Kabupaten Cirebon, Kota Cimahi, dan Kota Tasikmalaya.

Example 300x600

Ketua Panitia Pelaksana, Dadan, mengungkapkan bahwa Kota Bandung datang dengan status juara bertahan pada Porprov sebelumnya. 

Sementara Kabupaten Cirebon merupakan runner-up. Adapun Kota Cimahi menjadi peserta debutan dalam cabang olahraga bisbol pada ajang Porprov kali ini.

Kehadiran Kota Tasikmalaya juga menjadi perkembangan tersendiri. Pasalnya, pada penyelenggaraan Porprov sebelumnya, daerah tersebut hanya berpartisipasi dalam cabang olahraga sofbol.

Menurut Dadan, rangkaian pertandingan bisbol dijadwalkan berlangsung hingga 9 November 2026 dan akan ditutup dengan babak grand final. 

Ia berharap seluruh pertandingan dapat berjalan lancar, kompetitif, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kota Bandung, Usep Supriatna, mengatakan penyelenggaraan pertandingan bisbol tetap dapat terlaksana meskipun dihadapkan pada sejumlah keterbatasan.

Ia berharap ke depan semakin banyak kabupaten dan kota di Jawa Barat yang mengembangkan cabang olahraga bisbol sehingga partisipasi dalam Porprov mendatang semakin luas.

“Mudah-mudahan pengembangan-pengembangan itu juga diberikan di semua kabupaten/kota sehingga nanti banyak juga cabang olahraga ini bisa mengikuti Porprov ke depannya,” ujar Usep saat pembukaan pertandingan bisbol Porprov XV, Sabtu (7/11/2026).

Menurutnya, semakin banyak daerah yang terlibat akan membuka peluang lebih besar bagi perkembangan olahraga bisbol sekaligus memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet di Jawa Barat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Jawa Barat, Jajat Darajat, menegaskan bahwa pengembangan bisbol dan sofbol ke depan membutuhkan transformasi pola pembinaan yang lebih luas dan berkelanjutan.

Ia menilai pembinaan atlet tidak boleh hanya terpusat pada mereka yang telah berada di level kompetitif. Penjaringan potensi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kelompok usia dini hingga atlet elite.

“Mudah-mudahan melalui transformasi ini kami ingin menambah pembinaan, populasi pembinaan di seluruh daerah yang ada di Jawa Barat. Mudah-mudahan kita bisa betul-betul menggali potensi dari semua periode, dari usia dini sampai dengan usia elite atlet,” kata Jajat.

Selain memperluas jangkauan pembinaan, Perbasasi Jawa Barat juga mendorong penerapan sport science atau ilmu pengetahuan olahraga sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas dan prestasi atlet.

Jajat menekankan bahwa pendekatan ilmiah dalam olahraga perlu diterima sebagai bagian dari sistem pembinaan modern, bukan justru dihindari.

“Kita semua jangan alergi terhadap sport science, tapi itu adalah sarana pendukung utama sehingga betul-betul sofbol bisbol menjadi yang terbaik terutama di Indonesia,” tuturnya.

Adapun pertandingan pembuka mempertemukan Kota Bandung sebagai juara bertahan dengan Kota Cimahi yang menjalani debutnya pada cabang olahraga bisbol Porprov XV Jawa Barat 2026.

Partisipasi empat daerah ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas ekosistem pembinaan bisbol dan sofbol di Jawa Barat, sekaligus melahirkan lebih banyak atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.(Burhan)

Penulis: Burhan Editor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600