Cimahi, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Soliditas dan loyalitas organisasi menjadi sikap politik yang ditegaskan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cimahi di tengah dinamika internal partai berlambang Ka’bah tersebut.
Di bawah kepemimpinan Ketua DPC PPP Kota Cimahi, Fitriyani Angelina Silaban, jajaran pengurus menyatakan berdiri tegak lurus mendukung seluruh keputusan dan kebijakan Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono.
Pernyataan dukungan tersebut secara khusus menyangkut langkah tegas Ketua Umum PPP dalam mengambil keputusan pemberhentian Wakil Ketua Umum PPP, Agus Suparmanto, dan Sekretaris Jenderal PPP, Taz Yasin.
Bagi DPC PPP Kota Cimahi, dukungan tersebut bukan sekadar pernyataan loyalitas politik, melainkan bentuk kepatuhan terhadap mekanisme, tata kelola, serta hierarki kepemimpinan organisasi partai.
Fitriyani menegaskan, keputusan yang diambil melalui mekanisme organisasi, termasuk Rakornas III dan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), harus dihormati sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan di tubuh partai.
“Kami di jajaran pengurus DPC PPP Kota Cimahi solid mendukung setiap langkah dan kebijakan yang diputuskan oleh Ketua Umum PPP maupun Ketua DPW PPP Jawa Barat. Ini merupakan bentuk kepatuhan dan sikap tegak lurus terhadap hierarki organisasi PPP,” tegas Fitriyani.
Menurutnya, dalam sebuah organisasi politik yang memiliki struktur kepemimpinan berjenjang, konsistensi terhadap keputusan pimpinan merupakan salah satu fondasi penting untuk menjaga soliditas dan keberlangsungan organisasi.
Ia menilai, dinamika internal tidak semestinya menghambat agenda besar partai dalam memperkuat struktur, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mempersiapkan mesin politik menghadapi kontestasi politik mendatang.
Fokus Pembenahan Internal, Bukan Menguras Energi untuk Konflik
Di tengah dinamika yang berkembang di tingkat pusat, DPC PPP Kota Cimahi memilih mengambil langkah strategis dengan memusatkan perhatian pada pembenahan internal organisasi.
Fitriyani mengungkapkan, saat ini jajaran pengurus DPC tengah berkonsentrasi melakukan konsolidasi dan penataan struktur kepengurusan secara menyeluruh, mulai dari tingkat DPC, PAC hingga anak ranting.
Langkah tersebut dipandang penting untuk memastikan seluruh struktur partai berjalan efektif, solid, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan politik ke depan.
Menurutnya, kekuatan partai politik tidak cukup hanya dibangun melalui pernyataan dukungan atau aktivitas elite di tingkat pusat.
Lebih dari itu, kekuatan sesungguhnya harus tumbuh dari struktur paling bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Jajaran DPC PPP Kota Cimahi saat ini sedang fokus melakukan pembenahan internal partai, mulai dari DPC hingga anak ranting, guna mempersiapkan diri menghadapi tahun politik mendatang. Kami tidak akan menghabiskan energi untuk hal-hal yang bersifat konflik internal, karena kami percaya jajaran pengurus pusat dan wilayah akan menyelesaikan seluruh persoalan tersebut,” ujarnya.
Pernyataan itu sekaligus memperlihatkan arah kebijakan politik DPC PPP Kota Cimahi yang lebih mengutamakan konsolidasi organisasi dibandingkan larut dalam polemik internal.
Soliditas Menjadi Modal Kebangkitan PPP di Kota Cimahi
Lebih jauh, Fitriyani menegaskan bahwa membesarkan partai membutuhkan kerja nyata, kesatuan sikap, serta komitmen seluruh kader.
Tidak boleh ada energi organisasi yang terbuang hanya karena perbedaan pandangan yang seharusnya dapat diselesaikan melalui mekanisme internal partai.
Ia berharap seluruh kader PPP di Kota Cimahi tetap menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi politik, serta meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.
Sebab, tantangan partai politik ke depan tidak semakin ringan. Kepercayaan publik, kualitas kader, kekuatan struktur hingga kemampuan menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat akan menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan partai.
“Kami kompak mendukung kebijakan Ketua Umum PPP. Fokus kami adalah bekerja keras, menjaga soliditas, melakukan konsolidasi, dan membesarkan PPP. Jangan sampai persoalan internal justru menghambat langkah kami dalam membangun kekuatan partai,” tandas Fitriyani.
Sikap DPC PPP Kota Cimahi tersebut menjadi penegasan bahwa konsolidasi dan penguatan struktur organisasi merupakan prioritas yang tidak bisa ditawar.
Kini, tantangan bagi PPP bukan hanya menyelesaikan dinamika di tingkat elite, tetapi juga memastikan seluruh kader di daerah tetap bergerak, menjaga kepercayaan masyarakat, serta membangun kekuatan politik dari akar rumput.
Dengan semangat satu komando dan kerja kolektif, DPC PPP Kota Cimahi berharap partai berlambang Ka’bah tersebut semakin solid, semakin diperhitungkan, dan mampu tampil lebih kompetitif dalam menghadapi agenda politik mendatang. (Bagdja)
















