BeritaInformatikaRagam Daerah

Forkomsanda Jabar 2026 Jadi Momentum Penguatan Ketahanan Siber Nasional di Garut

122
Kolonel Laut Sutanto Kepala Program Studi Doktor Unhan RI saat memberikan sambutan

Garut/secondnewsupdate.co.id –  Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Garut, menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor menghadapi tantangan keamanan digital di era transformasi teknologi. Kamis (21/5/2026).

Hal tersebut disampaikan Kolonel Laut Sutanto saat mewakili Direktur Pascasarjana Universitas Pertahanan Republik Indonesia dalam sambutannya pada kegiatan yang menghadirkan Badan Siber dan Sandi Negara, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, unsur Forkopimda, akademisi, serta peserta Forkomsanda se-Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Sutanto menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar di berbagai sektor kehidupan, mulai dari pemerintahan, pertahanan, ekonomi, pendidikan hingga pelayanan publik. Namun di sisi lain, ancaman siber juga semakin kompleks, lintas batas, dan terus berkembang secara dinamis.

Menurutnya, tema sarasehan “Transformasi Digital Menuju Peningkatan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta di Wilayah Provinsi Jawa Barat” sangat relevan dengan kondisi saat ini. Keamanan siber, kata dia, kini bukan hanya persoalan teknologi, melainkan bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional.

“Pertahanan modern tidak hanya dibangun melalui kekuatan fisik, tetapi juga melalui penguatan sistem informasi, pengamanan data, pembangunan kapasitas sumber daya manusia, serta peningkatan kesadaran kolektif terhadap ancaman digital,” ujarnya.

Ia juga menilai Forkomsanda memiliki nilai strategis sebagai ruang kolaborasi, koordinasi, dan berbagi pengalaman dalam memperkuat ekosistem keamanan siber secara terintegrasi.

Universitas Pertahanan Republik Indonesia, lanjutnya, sangat mendukung penguatan sinergi lintas sektor tersebut karena tantangan masa depan tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, sektor pertahanan, industri, dan masyarakat.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa Universitas Pertahanan turut dilibatkan secara aktif sebagai moderator dan peserta forum diskusi ilmiah. 

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk menyiapkan generasi strategis yang unggul secara akademik, berpikir kritis, kolaboratif, dan peka terhadap tantangan pertahanan dan keamanan di era digital.

Selain mendukung penyelenggaraan Forkomsanda bersama Badan Siber dan Sandi Negara, Universitas Pertahanan RI juga akan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada 22 Mei 2026 di Desa Karamatwangi.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk kontribusi nyata Universitas Pertahanan dalam mendukung pembangunan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Garut, khususnya dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat ketahanan kesehatan, meningkatkan literasi, serta membangun semangat kolaborasi dan kemandirian masyarakat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Sutanto mengucapkan selamat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Forkomsanda Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 dan berharap forum tersebut mampu menghasilkan pemikiran, gagasan, serta kolaborasi nyata dalam memperkuat keamanan siber dan ketahanan nasional menuju Indonesia tangguh di era digital.

Sebagai penutup, ia menyampaikan pantun:

“Pendopo Garut tampak megah bercahaya

Tempat berkumpul para pemimpin bangsa

Semoga Forkomsanda memperkuat negara

Untuk kemajuan Indonesia tercinta.”

“Kabut Papandayan turun perlahan

Menyapa gunung dengan tenang

Terima kasih atas kebersamaanSemoga langkah kita menjaga Indonesia tetap gemilang.” (Asan)

Exit mobile version