Garut/secondnewsupdate.co.id –Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong pembentukan karakter generasi muda sejak usia dini melalui kegiatan positif berbasis pendidikan dan keterampilan.
Salah satunya lewat kegiatan Gebyar dan Lomba Life Skill Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, di SOR RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kabupaten Garut ini menjadi ajang pengembangan keterampilan praktis bagi siswa sekolah dasar sekaligus sarana pembentukan mental, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan melalui gerakan pramuka.
Dalam sambutannya, Nurdin Yana menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pendidikan Garut atas komitmennya menghadirkan program pendidikan non-akademik yang dinilai sangat penting untuk membekali anak-anak menghadapi masa depan.
“Jujur, kegiatan ini sangat penting dalam mengembangkan life skill bagi anak-anak. Keterampilan praktis yang digagas oleh Dinas Pendidikan akan menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka,” ujar Nurdin. Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter siswa agar lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan, orientasi kegiatan kepramukaan dalam lomba tersebut bukan sekadar kompetisi keterampilan, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter.
“Insyaallah, melalui orientasi kepramukaan ini, hati mereka akan terdidik dan memiliki attitude yang baik. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut agar anak-anak memiliki aktivitas positif dan pembelajaran nyata,” katanya.
Pemkab Garut, lanjut Nurdin, akan terus mendukung kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas karakter dan inovasi peserta didik.
Ajang ini juga diharapkan menjadi ruang ekspresi kreatif sekaligus wadah mengasah kerja sama tim bagi siswa SD di Kabupaten Garut.
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ai Sadidah, menjelaskan bahwa peserta kegiatan merupakan siswa aktif kepramukaan usia Penggalang dari kelas 4 dan 5 yang mewakili setiap Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Garut.
“Setiap Kwarran mengirimkan satu tim berjumlah delapan peserta. Total ada 42 Kwarran, sehingga keseluruhan peserta mencapai 336 siswa,” jelasnya.
Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Mandiri, Berkarakter, dan Terampil Menuju Garut Hebat”, kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan utama, di antaranya meningkatkan keterampilan hidup (life skill), membangun rasa percaya diri, menanamkan tanggung jawab, serta membentuk profil pelajar yang tangguh dan berpikir kritis.
Selain itu, lomba juga diharapkan dapat menumbuhkan budaya kompetisi sehat, sportif, dan berintegritas sejak usia dini.
Dengan antusiasme ratusan peserta, Gebyar dan Lomba Life Skill SD 2026 menjadi bukti bahwa pendidikan karakter melalui gerakan pramuka masih relevan dan efektif dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman. (Asan/Agung)
