Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaRagam Daerah

Groundbreaking Jalan Ceplak–Kronjo, Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Pembangunan Sesuai Spesifikasi demi Dorong Ekonomi Tangerang

807
×

Groundbreaking Jalan Ceplak–Kronjo, Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Pembangunan Sesuai Spesifikasi demi Dorong Ekonomi Tangerang

Sebarkan artikel ini
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan groundbreaking rekonstruksi Jalan Ceplak–Kronjo sepanjang lebih dari 11 kilometer. Proyek ditargetkan rampung dalam 150 hari untuk meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan groundbreaking rekonstruksi Jalan Ceplak–Kronjo sepanjang lebih dari 11 kilometer. Proyek ditargetkan rampung dalam 150 hari untuk meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Banten, Kab Tangerang l secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali memperkuat komitmennya dalam membangun infrastruktur berkualitas. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) rekonstruksi Jalan Ceplak–Penjamuran dan Jalan Penjamuran–Kronjo, Senin (3/8/2026).

Example 300x600

Pembangunan jalan strategis sepanjang lebih dari 11 kilometer tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Kronjo dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Maesyal menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan akan terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Hari ini kita melakukan peletakan batu pertama perbaikan atau rekonstruksi jalan dari Pasar Ceplak sampai ke perbatasan Tugu Kronjo dengan panjang lebih dari 11 kilometer. Sebelumnya kita juga telah melakukan peletakan batu pertama di ruas Pakuhaji–Sepatan, dan pembangunan serupa juga dilakukan di Kecamatan Pasar Kemis serta wilayah lainnya,” ujar Maesyal.

Menurutnya, infrastruktur jalan yang baik merupakan fondasi penting dalam meningkatkan pelayanan publik, memperlancar mobilitas warga, hingga membuka peluang pertumbuhan ekonomi di berbagai kawasan Kabupaten Tangerang.

Ia berharap kondisi keuangan daerah tetap sehat sehingga pembangunan jalan dapat terus berlanjut setiap tahunnya.

“Mudah-mudahan keuangan daerah terus memadai sehingga perbaikan jalan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Kami ingin pembangunan infrastruktur tidak pernah berhenti demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Tak hanya itu, Maesyal memberikan perhatian serius terhadap kualitas hasil pekerjaan.

Ia menginstruksikan seluruh kontraktor pelaksana maupun tim pengawas agar menjalankan tugas secara profesional serta memastikan seluruh pekerjaan mengikuti spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Saya minta pengawas benar-benar mengawasi pekerjaan ini agar seluruh proses sesuai spesifikasi dan ketentuan yang berlaku sehingga hasilnya berkualitas dan dapat dinikmati masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Maesyal juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses konstruksi berlangsung terjadi kemacetan maupun gangguan aktivitas sehari-hari. Ia meminta dukungan dan doa seluruh masyarakat agar proyek dapat diselesaikan sesuai target.

“Dalam proses pembangunan tentu akan timbul ketidaknyamanan seperti kemacetan dan gangguan aktivitas. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang kami mohon maaf sebesar-besarnya. Kami memohon doa seluruh masyarakat agar pekerjaan ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan tidak mengalami hambatan,” ujarnya.

Proyek rekonstruksi tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 150 hari kalender atau lima bulan.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa rekonstruksi Jalan Ceplak–Penjamuran memiliki panjang total 9,27 kilometer.

Hingga tahun 2025, kondisi jalan mantap telah mencapai 3,9 kilometer. Pada tahun 2026, pemerintah melakukan penanganan pada segmen 1 hingga segmen 7 sepanjang 5,19 kilometer sehingga kondisi jalan mantap meningkat menjadi 9,09 kilometer. Dengan demikian, hanya tersisa sekitar 0,18 kilometer ruas yang belum tertangani.

Adapun untuk ruas Jalan Penjamuran–Kronjo memiliki panjang 2,34 kilometer. Hingga tahun 2025, jalan mantap telah mencapai 0,91 kilometer. 

Pada tahun 2026 dilakukan rekonstruksi sepanjang 0,93 kilometer sehingga kondisi jalan mantap meningkat menjadi 1,84 kilometer, dengan sisa ruas sekitar 0,5 kilometer yang akan ditangani pada tahap berikutnya.

Iwan menegaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih baik guna memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendukung distribusi barang dan jasa yang pada akhirnya akan meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat.

Dengan rampungnya rekonstruksi Jalan Ceplak–Penjamuran dan Jalan Penjamuran–Kronjo, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap akses transportasi masyarakat semakin nyaman, aman, dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Kabupaten Tangerang. (Dia).

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600