BeritaBudayaInformatikaRagam Daerah

Halal Bihalal INI-IPPAT Tasikmalaya Bukan Sekadar Silaturahmi, Langsung Gas Perkuat Sinergi Dongkrak PAD

118
INI-IPPAT Tasikmalaya gelar Halal Bihalal pada Rabu(8/4/2026) (Foto: Krist)

Halal bihalal Ikatan Notaris Indonesia (INI) bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Tasikmalaya tak sekadar ajang temu kangen. Forum ini justru menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam mendorong investasi dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kota Tasikmalaya// secondnewsupdate.co.id – Suasana hangat namun penuh pembahasan serius terasa dalam kegiatan halal bihalal INI-IPPAT Kota Tasikmalaya yang digelar di Hotel Aston Inn, Jalan RE Martadinata, Rabu (8/4/2026).

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi jajaran pengurus INI-IPPAT, para notaris, PPAT, serta instansi terkait.

Dalam forum itu, semua pihak sepakat bahwa sektor pertanahan harus dikelola secara cepat, transparan, dan memiliki kepastian hukum yang kuat.

“Sinergi ini harus terus diperkuat. Kepastian hukum pertanahan menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan PAD,” tegas Viman.

Ia menjelaskan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi salah satu sektor strategis penyumbang PAD. Ketika proses akta dan peralihan hak berjalan cepat, akurat, dan transparan, maka kepercayaan publik akan meningkat.

Dampaknya, investasi akan lebih mudah masuk ke Tasikmalaya. Hal ini dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.

Ketua INI Kota Tasikmalaya, Sonny Sonatha Indrasena, menyatakan kesiapan pihaknya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Ia menegaskan, digitalisasi layanan menjadi langkah strategis untuk mempercepat proses administrasi sekaligus meningkatkan transparansi.

“Koordinasi akan terus kami tingkatkan. Digitalisasi menjadi kunci agar pelayanan lebih cepat, efisien, dan meminimalisir praktik percaloan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IPPAT Kota Tasikmalaya, Nia Tresnawati, menekankan pentingnya tertib administrasi dalam setiap proses pertanahan.

Menurutnya, peran PPAT tidak hanya sebatas membuat akta, tetapi juga memastikan seluruh proses peralihan hak berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Dengan tertib administrasi, potensi sengketa bisa ditekan dan masyarakat merasa lebih aman,” jelasnya.

Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi dan edukasi. 

Mulai dari pelayanan pertanahan, proses sertifikasi tanah, hingga pemahaman hukum waris dan hibah turut dibahas secara komprehensif.

Melalui momentum ini, INI, IPPAT, dan Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pertanahan yang lebih baik. 

Tujuannya jelas: menciptakan kepastian hukum, menarik investasi, dan pada akhirnya meningkatkan PAD serta kesejahteraan masyarakat. (Krist)

Exit mobile version