Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
InformatikaLingkungan HidupRagam Daerah

Harga Plastik Melonjak, DLH Cimahi Gaspol Siapkan Larangan! Warga Diminta Tinggalkan Kantong Sekali Pakai

694
×

Harga Plastik Melonjak, DLH Cimahi Gaspol Siapkan Larangan! Warga Diminta Tinggalkan Kantong Sekali Pakai

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Chanifah Listiyarini, menegaskan bahwa kondisi ini harus dimanfaatkan sebagai titik balik untuk mengurangi ketergantungan terhadap plastik.

Cimahi//secondnewsupdate.co.id – Lonjakan harga plastik di pasaran justru dianggap sebagai momentum penting untuk perubahan perilaku masyarakat.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi mendorong warga agar mulai meninggalkan penggunaan plastik sekali pakai yang selama ini menjadi penyumbang terbesar sampah.

Example 300x600

Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, yang akrab disapa Rini ini, menegaskan bahwa kondisi ini harus dimanfaatkan sebagai titik balik untuk mengurangi ketergantungan terhadap plastik.

“Naiknya harga plastik ini harus jadi pemicu agar masyarakat lebih sadar. Kita dorong kebiasaan sederhana seperti membawa tumbler sendiri atau tas belanja tanpa plastik,” ujar Rini.

Diketahui, kenaikan harga plastik saat ini dipicu oleh terganggunya pasokan bahan baku akibat memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah, khususnya antara Amerika Serikat dan Iran.

Dampaknya, harga berbagai jenis plastik di pasaran ikut terdongkrak. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota Cimahi tak tinggal diam. 

DLH bersama jajaran Pemkot tengah menyiapkan aturan tegas berupa Peraturan Wali Kota (Perwal) untuk membatasi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Saat ini, pembahasan regulasi tersebut sedang digodok bersama Bagian Hukum Setda Kota Cimahi. Target awal penerapannya akan difokuskan di sektor ritel modern.

“Kita akan mulai dari toko modern dulu. Nantinya akan bekerja sama dengan asosiasi peritel supaya kebijakan ini bisa berjalan efektif dan mengikat,” jelasnya.

Rini juga mengakui, sebelumnya sosialisasi pengurangan plastik sudah pernah dilakukan. 

Namun karena belum memiliki payung hukum, implementasinya belum maksimal. Dengan hadirnya Perwal, aturan tersebut diharapkan bisa ditegakkan secara lebih tegas.

Di sisi lain, DLH juga mengingatkan bahwa persoalan plastik bukan sekadar soal harga, melainkan ancaman serius bagi lingkungan. Dari total sekitar 250 ton sampah harian di Cimahi, sekitar 27 persen berasal dari sampah plastik.

Tak hanya jumlahnya yang besar, plastik juga dikenal sulit terurai karena terbuat dari polimer sintetis yang tidak mudah dikenali mikroorganisme. 

Dampaknya, plastik dapat mencemari tanah, air, hingga laut, serta berpotensi membahayakan kesehatan manusia akibat kandungan mikroplastik dan zat kimia berbahaya.

“Kalau penggunaan plastik bisa ditekan, otomatis volume sampah juga akan berkurang signifikan. Ini yang terus kita dorong,” tegas Rini.
Pemkot Cimahi pun berharap, kenaikan harga plastik ini bisa menjadi momentum perubahan gaya hidup masyarakat menuju pola konsumsi yang lebih ramah lingkungan. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600