Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BudayaEntertainmentGaya hidupInternasionalRagam Daerah

HUT Kota Cimahi ke-25 Pecahkan Rekor! Ketua DKKC: Kolaborasi Pemkot dan RCTI Sukses Angkat Warisan Budaya ke Panggung Nasional

975
×

HUT Kota Cimahi ke-25 Pecahkan Rekor! Ketua DKKC: Kolaborasi Pemkot dan RCTI Sukses Angkat Warisan Budaya ke Panggung Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC), Siti Yanti Abintini, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara Pemerintah Kota Cimahi dan RCTI yang dinilainya mampu menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus mengangkat identitas budaya daerah.

Cimahi/secondnewsupdate.co.id – Perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Cimahi ke-25 berlangsung spektakuler.

Berkolaborasi dengan RCTI dalam gelaran pesta rakyat yang dipusatkan di Lapangan Tembak Gunung Bohong, Sabtu malam (27/6/2026).

Example 300x600

Acara tersebut berhasil menyedot sekitar 60 ribu penonton dan menjadi salah satu perayaan HUT Kota Cimahi paling meriah dalam beberapa tahun terakhir.

Tak hanya menyajikan hiburan dari artis nasional, panggung megah yang disiarkan secara langsung itu juga menjadi ruang promosi kebudayaan lokal. 

Beragam seni tradisi dan warisan budaya khas Kota Cimahi tampil di hadapan puluhan ribu masyarakat serta jutaan pemirsa televisi di seluruh Indonesia.

Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC), Siti Yanti Abintini, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara Pemerintah Kota Cimahi dan RCTI yang dinilainya mampu menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus mengangkat identitas budaya daerah.

Menurutnya, perayaan HUT Kota Cimahi tahun ini memiliki nilai lebih karena tidak hanya berorientasi pada hiburan semata, tetapi juga memberikan ruang bagi komunitas budaya untuk tampil di panggung utama.

“Kolaborasi ini sangat luar biasa. Pemerintah Kota Cimahi bersama RCTI telah memberikan kesempatan kepada berbagai komunitas budaya untuk menunjukkan kekayaan seni dan tradisi yang dimiliki Kota Cimahi. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Yanti menuturkan, sejumlah warisan budaya yang telah masuk kategori Warisan Budaya Takbenda (WBTB) ikut diperkenalkan kepada publik melalui acara tersebut. 

Salah satunya adalah Dursing, kesenian yang telah tercatat sebagai WBTB dan dikenal di tiga provinsi.

Penampilan Dursing dalam acara puncak yang disiarkan langsung oleh RCTI dinilai menjadi momentum penting untuk memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat Indonesia.

Selain itu, atraksi Sisingaan, penampilan Tari Campernik sebagai karya kreatif khas Kota Cimahi, hingga pertunjukan musik tradisional Karinding oleh komunitas Kalimustadan turut memperkaya kemeriahan pesta rakyat tersebut.

Bahkan, kehadiran presenter nasional Irfan Hakim sebagai pembawa acara semakin memperkuat promosi budaya Kota Cimahi kepada khalayak yang lebih luas.

“Berbagai objek pemajuan kebudayaan berhasil diangkat dalam momentum ini. Ini menjadi bukti bahwa budaya Cimahi memiliki potensi besar untuk dikenal secara nasional,” katanya.

DKKC Dorong Pengembangan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan

Lebih lanjut, Siti Yanti menjelaskan bahwa DKKC memiliki komitmen untuk terus mengembangkan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) sebagaimana diamanatkan dalam kebijakan nasional.

Menurutnya, seni hanyalah salah satu bagian dari objek pemajuan kebudayaan yang harus terus dilestarikan.

Dalam perayaan HUT Kota Cimahi kali ini, DKKC juga menghadirkan unsur ritus budaya, salah satunya melalui tradisi yang dikenal masyarakat sebagai ritual penolak hujan atau pawang hujan, yang merupakan bagian dari kekayaan budaya lokal.

Ia menilai seluruh unsur budaya tersebut perlu terus diberi ruang agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

Minta Seluruh OPD Bersinergi Kembangkan Budaya

Yanti berharap perhatian terhadap kebudayaan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah (OPD), melainkan menjadi komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kota Cimahi.

Menurutnya, dukungan dari seluruh dinas akan mempercepat pengembangan sektor kebudayaan sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Kota Cimahi yang hingga kini masih memerlukan banyak pembenahan.

“Kami berharap Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota dapat menginstruksikan seluruh OPD untuk ikut memfasilitasi kegiatan-kegiatan kebudayaan. Pengembangan budaya tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi pemerintah dalam menjalankan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) sebagai pedoman pembangunan kebudayaan di Kota Cimahi.

Menurutnya, apabila PPKD dijalankan secara konsisten dan didukung seluruh perangkat daerah, maka seluruh potensi budaya yang dimiliki Kota Cimahi akan semakin berkembang, terdokumentasi, serta mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembangunan daerah.

Budaya Jadi Identitas Kota Cimahi

Perayaan HUT Kota Cimahi ke-25 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, media nasional, komunitas seni, dan masyarakat mampu melahirkan sebuah perayaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna.

Melalui panggung hiburan nasional, kekayaan budaya Kota Cimahi mendapat ruang yang lebih luas untuk dikenal publik.

DKKC berharap momentum tersebut menjadi langkah awal bagi lahirnya lebih banyak program pelestarian budaya yang berkelanjutan, sehingga Kota Cimahi semakin dikenal bukan hanya sebagai kota kreatif, tetapi juga sebagai daerah yang mampu menjaga, merawat, dan mengembangkan warisan budaya bagi generasi mendatang. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600