EkonomiRagam Daerah

Indosat Gandeng SMK Walang Jaya Buka “Kios @ School”, Siswa Langsung Belajar Bisnis Telekomunikasi

65
Indosat dan SMK Walang Jaya Perkuat Model Pembelajaran Berbasis Praktik Lewat Inisiatif Kios, Senin(17/11/2025) (Foto:Krist)

SNU//Tasikmalaya – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama SMK Walang Jaya memperkuat pembelajaran berbasis praktik melalui peluncuran Kios @ School, sebuah inisiatif yang menghubungkan materi kelas dengan pengalaman nyata dunia kerja. Program ini menjadikan sekolah sebagai ruang praktik bisnis bagi siswa agar lebih siap mandiri dan bersaing di dunia industri.

Indosat langsung menghadirkan model pembelajaran praktik dengan membuka kios ritel telekomunikasi yang dikelola siswa di lingkungan sekolah. 

Melalui program ini, para peserta didik mempelajari manajemen bisnis, layanan pelanggan, serta pencatatan transaksi secara langsung dengan pendampingan tim Indosat.

Inisiatif ini menjadi wujud komitmen Indosat untuk memberdayakan generasi muda melalui pendidikan vokasi yang kolaboratif. 

Siswa dari berbagai jurusan, mulai Teknik Otomotif, Akuntansi, hingga Tata Kelola Perkantoran, ikut terlibat dalam pengelolaan kios dan berlatih menerapkan keterampilan operasional secara profesional.

“Kami percaya pendidikan vokasi adalah kunci untuk mencetak generasi muda yang mandiri dan siap kerja,” ujar Chandra Pradyot Singh, EVP Head of Circle Jakarta Raya (JAYA) Indosat Ooredoo Hutchison, Senin (17/11/2025).

Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya memberikan pemahaman teori bisnis, tetapi juga mengasah kemampuan manajerial dan finansial yang sangat dibutuhkan siswa ketika memasuki dunia industri.

Menurut Chandra, Program Kios SMK Walang Jaya dirancang sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia usaha.

Dengan pendekatan experiential learning, siswa memperoleh pengalaman praktik nyata yang diakui sebagai bagian dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) sesuai kurikulum sekolah.

Selain mengelola kios, Indosat juga menghadirkan berbagai pelatihan tematik seperti seminar teknologi seluler, distribusi digital, dan literasi AI untuk memperluas wawasan teknis para siswa.

Kepala SMK Walang Jaya, Gatot Edi Sabekti, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. 

“Kami berterima kasih kepada Indosat yang telah memberikan ruang belajar langsung dari industri. Pengalaman ini sangat berharga untuk membentuk kepercayaan diri dan kemandirian siswa menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Gatot menambahkan, lebih dari 2.800 siswa dari empat jurusan keahlian TKRO, TBSM, AKL, dan OTKP telah merasakan dampak nyata dari sinergi pendidikan dan industri ini. Program tersebut melanjutkan berbagai kerja sama edukatif yang telah terbangun sebelumnya, seperti Hero Power Battle, Seminar Teknologi Seluler, hingga Pelatihan Pemasaran Berbasis AI.

Ia menegaskan bahwa model pembelajaran kolaboratif seperti Kios @ School akan terus dikembangkan sebagai best practice nasional untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK.

Sementara itu, Indosat memastikan pihaknya akan terus memperluas kontribusi melalui konektivitas, inovasi, dan program pemberdayaan masyarakat. 

“Kami ingin menjadikan Kios SMK Walang Jaya sebagai ruang pembelajaran berkelanjutan yang menghubungkan pendidikan dan dunia usaha,” tutup Chandra.

Inisiatif ini sekaligus memperlihatkan peran penting konektivitas dalam membuka akses belajar, mempercepat transformasi digital, dan mempersiapkan generasi muda menghadapi kebutuhan industri masa kini. (Krist)

Exit mobile version