Kab Tangerang/ secondnewsupdate.co.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kecamatan Gunung Kaler berlangsung khidmat dan semarak. Momentum tersebut diisi dengan kegiatan istighosah dan tabligh akbar yang dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, sekaligus menjadi penutup rangkaian Festival UMKM Ngider Kecamatan, Senin (27/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan nilai spiritual masyarakat.
Ia menyebut, istighosah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ikhtiar batiniah untuk memohon keberkahan dalam setiap langkah pembangunan daerah.
“Momentum istighosah ini adalah bentuk ikhtiar kita sebagai hamba Allah untuk memohon pertolongan, keberkahan, dan ridho-Nya, agar pembangunan yang kita jalankan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, usia 20 tahun Kecamatan Gunung Kaler harus menjadi titik refleksi bersama, tidak hanya dalam capaian infrastruktur, tetapi juga dalam memperkokoh fondasi spiritual masyarakat.
Dengan nilai spiritual yang kuat, pembangunan diyakini akan lebih bermakna dan berkelanjutan.
Lebih jauh, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mendorong kemajuan daerah.
Potensi yang dimiliki Gunung Kaler, kata dia, harus dimaksimalkan melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Semua pihak harus ambil bagian dalam pembangunan. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Gunung Kaler yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Tak hanya soal spiritualitas, perhatian pemerintah juga diarahkan pada penguatan ekonomi kerakyatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal turut mengapresiasi Festival UMKM Ngider Kecamatan yang dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara nyata.
“Kegiatan ini adalah langkah konkret dalam mendukung pelaku UMKM lokal. Kita ingin UMKM terus tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” katanya.
Ia menegaskan, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah yang harus didorong melalui peningkatan kualitas produk, inovasi, serta perluasan akses pasar.
Dukungan masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal juga menjadi kunci keberhasilan sektor ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa Festival UMKM Ngider Kecamatan di Gunung Kaler diikuti oleh 25 pelaku usaha mikro dengan beragam produk unggulan.
“Seluruh booth yang ada merupakan produk lokal dari pelaku usaha mikro di Kecamatan Gunung Kaler. Ini menjadi ajang promosi sekaligus peningkatan daya saing produk,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, festival yang digelar selama enam hari tersebut terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan omzet pelaku usaha. Bahkan, sejumlah UMKM mampu meraih pendapatan hingga jutaan rupiah per hari.
“Ini menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha untuk berkembang, berinovasi, sekaligus memperluas jaringan pasar,” tambahnya.
Dengan kolaborasi antara penguatan spiritual dan pemberdayaan ekonomi, peringatan HUT ke-20 Kecamatan Gunung Kaler diharapkan menjadi pijakan baru menuju masyarakat yang religius sekaligus sejahtera. (Dia)
