AgamaBudayaInformatikaRagam Daerah

Ratusan Kader Fatayat NU Ziarah ke Makam Wali di Garut, Peringati Harlah ke-76

113
Ratusan kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menggelar kegiatan ziarah ke sejumlah makam wali dan tokoh agama di Kabupaten Garut dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-76, Senin (27/4/2026).

Garut/secondnewsupdate.co.id – Ratusan kader Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menggelar kegiatan ziarah ke sejumlah makam wali dan tokoh agama di Kabupaten Garut dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-76, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ziarah ini menyasar beberapa lokasi makam ulama yang dikenal luas di tengah masyarakat, di antaranya makam Sunan Rumenggong, Mbah Khotib, Sunan Cipancar, hingga Syekh Ja’far Shidiq. 

Seluruh rangkaian berlangsung khidmat dengan diisi doa bersama serta pembacaan tahlil sebagai bentuk penghormatan atas jasa para ulama dalam menyebarkan dakwah Islam.

Sejak pagi, para peserta yang didominasi kaum perempuan tampak mengenakan busana muslimah. 

Mereka duduk bersila di area pemakaman, larut dalam suasana doa yang penuh kekhusyukan. Kegiatan berlangsung tertib, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan antar kader.

Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-76 Fatayat NU yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat makna spiritual.

“Melalui ziarah ini, kami ingin meneladani perjuangan para ulama sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual kader. Ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan di antara anggota,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi refleksi bagi para kader untuk terus berkontribusi dalam kehidupan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

“Harapannya, Fatayat NU semakin maju, solid, dan terus hadir memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” tambahnya.

Ziarah ke makam para wali ini berlangsung lancar dan penuh khidmat. 

Para peserta berharap momentum Harlah ke-76 ini mampu menjadi penguat semangat dalam menjalankan peran organisasi, baik di bidang sosial, keagamaan, maupun kemasyarakatan. (Agung)

Exit mobile version