Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AgamaBudayaInformatikaRagam DaerahWisata

Jejak Atam, Pejuang yang Gugur di Leuwigoong, Masih Dijaga Warga

109
×

Jejak Atam, Pejuang yang Gugur di Leuwigoong, Masih Dijaga Warga

Sebarkan artikel ini
Makam atau petilasan Atam, sosok pejuang yang dikenang masyarakat setempat sebagai salah seorang pejuang yang gugur dalam perjuangan di wilayah Leuwigoong.

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id — Jejak perjuangan mempertahankan kemerdekaan ternyata masih tersimpan di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Garut.

Salah satunya berada di Kecamatan Leuwigoong, tepatnya di kawasan perbatasan Desa Sindangsari dan Desa Dungusiku.

Example 300x600

Di lokasi tersebut terdapat makam atau petilasan Atam, sosok pejuang yang dikenang masyarakat setempat sebagai salah seorang pejuang yang gugur dalam perjuangan di wilayah Leuwigoong.

Meski berada di kawasan yang dipenuhi rimbunnya pepohonan bambu dan terlihat sederhana, keberadaan makam tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan mempertahankan tanah air juga berlangsung hingga pelosok daerah.

Pantauan di lokasi, sebuah tanda atau nisan sederhana masih berdiri di kawasan makam.

Masyarakat sekitar pun masih menjaga keberadaan situs tersebut agar jejak sejarah perjuangan Atam tidak hilang ditelan perubahan zaman.

Bagi warga setempat, makam Atam bukan sekadar tempat peristirahatan. 

Situs tersebut menjadi bagian dari cerita sejarah lokal yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

“Jejak para pejuang harus tetap dijaga. Jangan sampai generasi sekarang dan yang akan datang tidak mengetahui sejarah perjuangan yang pernah terjadi di daerahnya,” ungkap seorang warga setempat.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pemerhati sejarah dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan situs tersebut. 

Pendataan, penelitian, serta perawatan dinilai penting agar sejarah perjuangan di Leuwigoong dapat terdokumentasikan secara lebih baik.

Warga juga mendorong adanya penelusuran sejarah secara mendalam mengenai sosok Atam, mulai dari riwayat perjuangannya, waktu gugur, hingga peristiwa yang melatarbelakangi keberadaan makam tersebut.

Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan kisah perjuangan Atam tidak hanya bertahan melalui cerita lisan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari dokumentasi sejarah lokal Kabupaten Garut.

Keberadaan makam Atam di antara Desa Sindangsari dan Desa Dungusiku menjadi pengingat bahwa sejarah perjuangan kemerdekaan tidak selalu hadir dalam bentuk monumen besar. Di sejumlah pelosok daerah, jejak perjuangan justru tersimpan sederhana di tengah kehidupan masyarakat.

Dengan kepedulian bersama, situs tersebut diharapkan tetap terawat dan dapat menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda sekaligus bentuk penghormatan terhadap para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk bangsa dan negara. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600