AgamaBudayaInformatikaRagam Daerah

Jelang Idul Adha 1447 H, Bupati Maesyal Sidak Lapak Kurban: 334 Titik Penjualan di Tangerang Dipastikan Aman

978
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid (kedua dari kiri baju biru) saat meninjau lapak penjualan hewan kurban Mbakul Lembu di Kecamatan Kelapa Dua, Jumat (22/5/2026).

Kab Tangerang Banten/ secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan seluruh hewan kurban yang dijual menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Kepastian itu disampaikan langsung Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau lapak penjualan hewan kurban Mbakul Lembu di Kecamatan Kelapa Dua, Jumat (22/5/2026).

Dalam inspeksi tersebut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan kurban terus dilakukan secara menyeluruh oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang di berbagai titik penjualan.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan hewan yang dibeli masyarakat memenuhi standar ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.

“Pemeriksaan sudah dilakukan oleh DPKP untuk memastikan kondisi hewan kurban. Alhamdulillah, seluruh hewan yang diperiksa dinyatakan sehat dan memenuhi kategori ASUH,” ujar Maesyal.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan memberikan izin penjualan terhadap hewan yang terindikasi sakit ataupun tidak memenuhi standar kesehatan.

“Kalau sehat silakan dijual, tetapi kalau tidak sehat tentu tidak diperbolehkan beredar di masyarakat,” katanya.

Berdasarkan data DPKP Kabupaten Tangerang, hingga saat ini sudah ada 334 lapak penjualan hewan kurban yang diperiksa petugas kesehatan hewan. 

Seluruh lapak tersebut dinyatakan layak dan telah diberikan tanda identitas sehat.

Bupati berharap hasil pemeriksaan tersebut dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan membeli hewan kurban menjelang Idul Adha.

“Ini menjadi jaminan dasar agar masyarakat merasa tenang saat membeli hewan kurban yang sehat dan aman,” tambahnya.

Secara terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, juga melakukan monitoring pemeriksaan hewan kurban di wilayah Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa.

Ia menyebutkan, Pemkab Tangerang menerjunkan 96 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban ke sejumlah wilayah. Tim tersebut terdiri dari dokter hewan dan petugas pemeriksa yang bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten II.

“Monitoring ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar masyarakat memperoleh hewan kurban yang benar-benar sehat dan layak,” ujar Soma.

Sementara itu, pemilik lapak Mbakul Lembu, Indra, mengungkapkan pihaknya menyediakan puluhan sapi dan ratusan kambing yang seluruhnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Untuk sapi ada 72 ekor dan kambing 195 ekor. Semua sudah diperiksa dokter hewan dari DPKP dan dinyatakan sehat,” katanya.

Ia menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara detail, mulai dari bagian mulut, kaki, hingga kuku hewan untuk memastikan bebas dari penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Beberapa tahun lalu PMK sempat marak, tapi sekarang Alhamdulillah tidak ada. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh agar hewan benar-benar aman,” pungkasnya. (Dia).

Exit mobile version