Garut/secondnewsupdate.co.id – Aksi cepat Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut berhasil menggagalkan potensi gangguan keamanan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda bermotor di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (21/6/2026) dini hari.
Operasi yang berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan sekelompok pengendara motor yang berkumpul pada jam rawan menjelang subuh.
Mendapat informasi tersebut, Tim Patroli Presisi Polres Garut langsung bergerak melakukan penyisiran ke sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi berkumpulnya kelompok bermotor yang diduga terkait aktivitas geng motor.
Kasat Samapta Polres Garut, AKP Ardiyanto, mengatakan bahwa petugas berhasil menemukan sekelompok pemuda yang tengah berkumpul di Kampung Mekarsari, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul.
“Setelah menerima laporan masyarakat, Tim Patroli Presisi segera melakukan penelusuran ke beberapa lokasi yang diduga menjadi titik kumpul kelompok geng motor. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang berpotensi digunakan untuk tindakan kriminal maupun aksi kekerasan jalanan,” ujar Ardiyanto.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas mengamankan tujuh orang pemuda beserta sejumlah barang bukti yang cukup mencurigakan.
Barang bukti tersebut terdiri dari sepuluh unit sepeda motor, beberapa telepon genggam, helm, dua bilah golok dengan ukuran berbeda, satu tongkat bisbol, serta beberapa sarung senjata tajam.
Yang menjadi perhatian petugas, beberapa kendaraan yang diamankan diketahui tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), sehingga menambah kecurigaan terkait aktivitas kelompok tersebut.
Seluruh pemuda yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolres Garut untuk menjalani pendataan, pemeriksaan, dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Ardiyanto menegaskan bahwa Polres Garut tidak akan memberikan ruang bagi berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.
“Kami akan terus meningkatkan patroli preventif guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. Segala bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas seperti geng motor, balap liar, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, hingga tindak kriminal jalanan akan kami tindak secara tegas,” tegasnya.
Langkah cepat yang dilakukan Tim Patroli Presisi ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat dinilai mampu mencegah terjadinya aksi kriminalitas yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan maupun warga sekitar.
Melalui kegiatan patroli rutin dan respons cepat terhadap laporan masyarakat, Polres Garut berharap situasi keamanan di wilayah hukumnya tetap terjaga, aman, kondusif, serta terbebas dari aksi geng motor dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. (Agung)
















