AgamaLingkungan HidupRagam DaerahSosial

Jumling Bupati Tangerang Maesyal Ungkap Kabar Gembira Sekaligus Siapkan PLTSa : TPA Jatiwaringin Resmi Bebas Api dan Asap

2013
Kabar menggembirakan datang dari penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memastikan bahwa lokasi tersebut kini telah 100 persen bebas dari api dan asap berdasarkan hasil pemantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kab Tangerang/ secondnewsupdate.co.id – Kabar menggembirakan datang dari penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. 

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memastikan bahwa lokasi tersebut kini telah 100 persen bebas dari api dan asap berdasarkan hasil pemantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kabar tersebut disampaikan langsung Bupati saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Darurrohman, Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg, di hadapan ratusan jamaah dan masyarakat setempat. Jumat (10/7/2026).

Dalam sambutannya, Maesyal menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran TPA Jatiwaringin yang sempat mengganggu aktivitas dan kenyamanan warga selama beberapa hari terakhir.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas musibah kebakaran TPA Jatiwaringin yang sempat menimbulkan ketidaknyamanan. Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh tim gabungan dan doa masyarakat, berdasarkan laporan BNPB, TPA Jatiwaringin kini telah 100 persen bebas dari api dan asap,” ujar Maesyal.

Maesyal juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pemadaman, mulai dari BNPB, BPBD, TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, relawan hingga masyarakat yang terus memberikan dukungan dan doa selama proses penanganan berlangsung.

Pemkab Tangerang Siapkan PLTSa, Sampah Akan Diubah Menjadi Energi Listrik

Tidak hanya menyampaikan perkembangan terbaru penanganan kebakaran, Maesyal Rasyid juga mengungkapkan rencana besar Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mereformasi sistem pengelolaan sampah melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan TPA Jatiwaringin.

Menurutnya, proyek tersebut menjadi solusi jangka panjang agar persoalan penumpukan sampah dapat diatasi secara modern, efektif, dan ramah lingkungan.

“Nantinya sampah yang masuk tidak lagi dibiarkan menumpuk membentuk gunungan seperti sekarang. Sampah akan diproses secara bertahap menjadi energi listrik sehingga TPA menjadi lebih aman, lebih bersih, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Program tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko kebakaran, memperpanjang usia operasional TPA, sekaligus mendukung pemanfaatan energi baru yang lebih berkelanjutan.

Warga Diminta Tidak Beraktivitas di Area TPA

Meski kondisi TPA telah dinyatakan aman dari api dan asap, Bupati mengingatkan masyarakat agar sementara waktu tidak memasuki area TPA, termasuk melakukan aktivitas memulung.

Ia menegaskan kondisi lahan pascakebakaran masih berpotensi membahayakan keselamatan sehingga perlu dijaga bersama agar tidak kembali memicu insiden serupa.

“Saya mengimbau masyarakat untuk sementara tidak beraktivitas di area TPA karena kondisinya masih berisiko. Mari bersama-sama menjaga TPA Jatiwaringin agar kejadian kebakaran seperti ini tidak kembali terulang,” tegasnya.

Bantuan untuk Masjid dan Warga Terdampak

Dalam rangkaian kegiatan Jumat Keliling tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyalurkan bantuan kepada Masjid Darurrohman sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan.

Selain itu, paket sembako diserahkan kepada masyarakat sekitar yang terdampak kebakaran sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga pascabencana.

Warga Apresiasi Kepedulian Bupati

Salah seorang warga Desa Rajeg Mulya, Indriani, mengaku bersyukur atas berakhirnya musibah kebakaran TPA Jatiwaringin. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tangerang beserta seluruh jajaran yang dinilai hadir sejak awal kejadian hingga proses penanganan selesai.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga melalui layanan kesehatan di posko pengungsian maupun pemeriksaan langsung dari rumah ke rumah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang dan seluruh jajaran yang sejak hari pertama selalu hadir memantau langsung penanganan kebakaran. Bantuan yang diberikan sangat dirasakan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan di pengungsian hingga petugas yang datang memeriksa kondisi warga ke rumah-rumah. Kami merasa benar-benar diperhatikan,” ujar Indriani.

Dengan berakhirnya kebakaran TPA Jatiwaringin dan disiapkannya pembangunan PLTSa, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap sistem pengelolaan sampah ke depan menjadi lebih modern, aman, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat. (Dia).

Exit mobile version