Garut/secondnewsupdate.co.id – Kepala Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Deni Ruhimat. membenarkan bahwa pemerintah desa pernah menerima pengaduan dari keluarga seorang warga terkait dugaan kasus yang kini kembali menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.
Berdasarkan konfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Deni, menjelaskan bahwa pengaduan tersebut diterima pada 2025, sekitar pukul 21.00 WIB, pada Minggu (5/7/2026).
Menindaklanjuti laporan itu, pemerintah desa menugaskan Karang Taruna Desa Sancang untuk mendampingi korban melaporkan dugaan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
Pendampingan dilakukan mulai dari Polsek Cibalong hingga ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut.
Menurut Deni, sekitar satu tahun setelah laporan disampaikan, keluarga korban mengaku belum memperoleh informasi yang memberikan kepastian mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.
“Karena merasa belum mendapatkan kejelasan terkait perkembangan laporan, ibu korban kemudian menyampaikan curahan hatinya melalui media sosial,” ujar Deni dalam keterangannya.
Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu perhatian luas dari masyarakat.
Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, Karang Taruna Desa Sancang bersama Kanit Polsek Cibalong diketahui turut mendampingi korban saat membuat laporan ke Unit PPA Polres Garut pada 28 November 2025.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Polres Garut mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut. (Asan).
















