Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

Kadin Kabupaten Bandung Akhirnya Bersatu, KDS Dorong Investasi dan Pembukaan Lapangan Kerja

113
×

Kadin Kabupaten Bandung Akhirnya Bersatu, KDS Dorong Investasi dan Pembukaan Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna, (kanan ujung) yang akrab disapa KDS, menyambut positif rekonsiliasi tersebut. Ia menilai kesediaan kedua pihak untuk kembali bersama merupakan modal penting bagi Kadin dalam menjalankan peran strategisnya, khususnya dalam mengembangkan investasi dan perekonomian Kabupaten Bandung.

Kabupaten Bandung, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Rekonsiliasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung menjadi momentum penting untuk mengakhiri perbedaan internal sekaligus memperkuat peran organisasi pengusaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Penyatuan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) I Kadin Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Soreang, Kamis (15/10/2026).

Example 300x600

Kegiatan ini mempertemukan dua putra daerah, Boni Anggara dan Mohamad Iqbal, dalam upaya menyatukan kembali organisasi.

Bupati Bandung Dadang Supriatna, yang akrab disapa KDS, menyambut positif rekonsiliasi tersebut. Ia menilai kesediaan kedua pihak untuk kembali bersama merupakan modal penting bagi Kadin dalam menjalankan peran strategisnya, khususnya dalam mengembangkan investasi dan perekonomian Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, hari ini sudah kita saksikan bersama kekompakan dua putra daerah Kabupaten Bandung, Kang Boni dan Kang Iqbal, sehingga terjadi Rapimkab pertama Kadin Kabupaten Bandung. Ini menggambarkan bahwa keinginan untuk tetap bersatu sangat kuat,” kata KDS saat memberikan arahan.

KDS juga menyampaikan apresiasi kepada Boni Anggara atas kiprah dan kontribusinya selama memimpin Kadin Kabupaten Bandung. 

Di saat yang sama, ia mengucapkan selamat kepada Mohamad Iqbal yang kini menakhodai organisasi tersebut.

Menurut KDS, bersatunya kembali Kadin menjadi kabar baik bagi pemerintah daerah karena membuka peluang lebih luas untuk membangun kolaborasi dengan dunia usaha.

“Karena Kabupaten Bandung kangen dengan Kadin Kabupaten Bandung. Saya siap berkolaborasi dengan Kadin,” ujarnya.

Kadin Diminta Perkuat Kolaborasi Investasi

Dalam arahannya, KDS mendorong Kadin Kabupaten Bandung memperkuat koordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). 

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mengidentifikasi potensi daerah sekaligus mempertemukan peluang investasi dengan calon investor.

Ia menjelaskan, DPMPTSP memiliki informasi terkait peluang dan kebutuhan investasi yang dapat dimanfaatkan Kadin untuk membangun jejaring dengan kalangan pengusaha.

Karena itu, KDS mendorong kedua pihak menjajaki kerja sama melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). 

Dengan langkah tersebut, potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di Kabupaten Bandung diharapkan dapat dikembangkan secara lebih optimal.

Pemerintah daerah, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan dunia usaha agar potensi ekonomi tidak hanya menjadi peluang, tetapi juga mampu menghasilkan kegiatan usaha produktif dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.

Iqbal: Tidak Ada Dualisme LagiKetua Kadin Kabupaten Bandung

Mohamad Iqbal menyebut rekonsiliasi tersebut sebagai titik penting setelah melalui proses panjang untuk menyatukan kembali organisasi.

Ia mengapresiasi dukungan Bupati Dadang Supriatna yang dinilainya berperan dalam mempertemukan pihak-pihak terkait hingga tercapai kesepakatan.

“Alhamdulillah, berkat bantuan Pak Bupati, Kadin hari ini bisa satu. Tidak ada dualisme lagi,” kata Iqbal.

Iqbal juga menyampaikan penghargaan kepada Boni Anggara atas pengorbanan, dedikasi, dan kontribusinya selama sekitar satu tahun terakhir.

Ia menegaskan, Rapimkab I menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat organisasi di bawah satu kepemimpinan dan agenda bersama.

Rapimkab I Kadin Kabupaten Bandung 2026 mengusung tema ekonomi, investasi, dan lapangan kerja. 

Melalui agenda tersebut, Iqbal berharap Kadin dapat menjadi rumah bagi para pelaku usaha sekaligus wadah kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Tugas kita sederhana sekarang, pastikan pertumbuhan itu membuka lapangan kerja bagi warga,” ujarnya.

Rekonsiliasi ini diharapkan menjadi awal baru bagi Kadin Kabupaten Bandung untuk kembali fokus memperkuat dunia usaha, memperluas peluang investasi, dan mendorong penciptaan lapangan kerja.

Dengan organisasi yang lebih solid, Kadin diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi Kabupaten Bandung sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600