Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukumInformatikaRagam Daerah

Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, 161 Ribu Personel Siap Amankan Mudik Lebaran

511
×

Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, 161 Ribu Personel Siap Amankan Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, saat memeriksa apel pasukan operasi ketupat 2026, yang diikuti 161 Ribu Personel Siap Amankan Mudik Lebaran

Jakarta//secondnewsupdate.co.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Agus Subiyanto memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. 

Apel tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H.

Example 300x600

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Panglima TNI Agus Subiyanto, saat menyematkan bintang jasa persiapan pengamanan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

Kehadiran para pimpinan kementerian dan lembaga tersebut menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung kelancaran pengamanan mudik Lebaran tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan bahwa apel gelar pasukan menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat, baik dari segi personel, peralatan, maupun strategi pengamanan di lapangan.

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Sebanyak 161.243 personel gabungan akan dikerahkan, terdiri dari unsur Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, serta berbagai instansi terkait lainnya.

Selain kekuatan personel, pengamanan juga didukung oleh ribuan pos yang tersebar di berbagai titik strategis, mulai dari pos pengamanan, pos pelayanan, hingga pos terpadu. 

Pos-pos tersebut akan difokuskan pada jalur mudik utama, pusat keramaian, tempat ibadah, terminal, pelabuhan, hingga bandara.

Kapolri menegaskan bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

“Seluruh personel harus siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga perjalanan mudik maupun perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dengan rasa aman dan nyaman.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Agus Subiyanto memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Koordinasi lintas lembaga juga terus diperkuat guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari kemacetan lalu lintas hingga kondisi darurat di jalur perjalanan.

Dengan kesiapan personel dan dukungan sarana prasarana yang memadai, Polri bersama TNI dan seluruh stakeholder optimistis pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan kondusif, sekaligus menghadirkan suasana Lebaran yang penuh kebersamaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Megy)

Penulis: MegyEditor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600