KasusLingkungan HidupPeristiwaRagam Daerah

Kebakaran 5 Hektare di Cikelet Garut Mengamuk, Api Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah

114
Kebakaran hebat melanda lahan perkebunan milik warga di Kampung Pasir Gambir, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026) sore.

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id – Kebakaran hebat melanda lahan perkebunan milik warga di Kampung Pasir Gambir, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026) sore.

Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke area semak-semak hingga menghanguskan lahan perkebunan seluas kurang lebih 5 hektare.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga sekitar waspada. Pasalnya, kondisi cuaca yang kering ditambah hembusan angin cukup kencang membuat api dengan mudah menjalar dan memperluas titik kebakaran.

Kapolsek Cikelet Iptu Aktas Komalsyah Siregar, mengungkapkan, pihak kepolisian menerima laporan masyarakat mengenai kebakaran tersebut sekitar pukul 16.00 WIB.

Mendapat laporan itu, personel piket Polsek Cikelet langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses penanganan kebakaran.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, kebakaran terjadi pada lahan kebun milik warga Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lahan,” ujar Aktas.

Angin Kencang Bikin Api Cepat Menjalar

Menurutnya, api yang diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah tersebut kemudian tersulut angin. Percikan api dengan cepat menyambar semak-semak kering di sekitar lokasi.

Kondisi tersebut membuat kobaran api sulit dikendalikan dan terus meluas hingga akhirnya membakar lahan perkebunan dengan luas sekitar 5 hektare.

Petugas gabungan pun langsung dikerahkan untuk mencegah api semakin meluas dan merambat ke area lain yang berpotensi membahayakan permukiman maupun aktivitas masyarakat.

Dalam proses penanganan, Polsek Cikelet bersinergi dengan UPT Pemadam Kebakaran Pameungpeuk, personel Koramil, karyawan PT Condong Garut, pemerintah desa serta masyarakat setempat.

Mereka bersama-sama melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di sejumlah titik yang masih berpotensi menimbulkan kembali kobaran api.

Polisi Ingatkan Warga Jangan Sembarangan Bakar Sampah

Kapolsek Cikelet mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang kering dan angin yang cukup kencang.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar tanpa memperhatikan kondisi lingkungan dan aspek keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih saat kondisi angin kencang dan lahan dalam keadaan kering,” tegasnya.

Menurut Aktas, kelalaian kecil dalam aktivitas pembakaran dapat berubah menjadi bencana apabila api tidak diawasi dengan baik.

Terlebih, kobaran api dapat dengan cepat menyebar melalui semak dan vegetasi kering.

“Hal tersebut dapat menyebabkan api dengan cepat meluas dan berpotensi membahayakan lingkungan serta masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Peristiwa kebakaran lahan seluas sekitar 5 hektare di Cikelet tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas pembakaran di area terbuka.

Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin. (Agung)

Exit mobile version