BeritaLingkungan HidupPeristiwaRagam Daerah

Kebakaran Gudang Rongsok di Boyolali, Api Hanguskan 500 Meter Persegi dan Picu Kerugian Rp250 Juta

115
Kobaran api melanda sebuah gudang rongsok milik Dadio yang disewa Widodo di Dukuh Ploso Kerep RT 01/RW 03, Desa Winong, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Senin (21/9/2026).

Boyolali, Jateng l secondnewsupdate.co.id – Kobaran api melanda sebuah gudang rongsok milik Dadio yang disewa Widodo di Dukuh Ploso Kerep RT 01/RW 03, Desa Winong, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Senin (21/9/2026).

Kebakaran yang terjadi sejak siang hari tersebut juga merembet ke lahan kosong milik Nuryahmin.

Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai 500 meter persegi, dengan kerugian materiil ditaksir sekitar Rp250 juta.

Respons cepat dilakukan jajaran Kodim 0724/Boyolali. Sebanyak 20 personel dipimpin Babinsa Winong Koramil 01/Kota Boyolali, Serma Oko Sutejo, diterjunkan untuk membantu proses pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran, masyarakat, dan relawan.

Begitu menerima laporan mengenai kebakaran, Serma Oko Sutejo segera berkoordinasi dengan satuan atas serta instansi terkait. 

Kodim 0724/Boyolali juga mengerahkan satu unit truk pemadam kebakaran untuk memperkuat upaya penanganan di lokasi.

Total terdapat enam unit kendaraan pemadam yang dikerahkan, yakni empat unit pemadam kebakaran Kabupaten Boyolali, satu unit pemadam milik Kodim 0724/Boyolali, serta satu unit Water Cannon Polres Boyolali.

Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga bermula sekitar pukul 09.00 WIB, ketika Susiani, istri penyewa gudang, membakar sampah plastik sisa pabrik sepatu di belakang rumah.

Setelah api ditinggalkan, kondisi berubah sekitar pukul 12.30 WIB. Tiupan angin membuat api membesar dan kemudian menyambar tumpukan plastik yang berada di dalam gudang.

Material plastik yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat membesar. Api bahkan merembet hingga ke lahan kosong milik warga yang berada di belakang gudang.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung meminta pertolongan. Sementara itu, saksi lainnya, Slamet Rahardjo, segera menghubungi Babinsa Winong Serma Oko Sutejo untuk melaporkan peristiwa tersebut.

Petugas gabungan kemudian berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan maupun permukiman di sekitar lokasi.

Api Berhasil Dikendalikan, Tidak Ada Korban Jiwa

Setelah dilakukan pemadaman secara bersama-sama, kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 14.40 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. 

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Kesigapan personel gabungan, masyarakat, dan relawan menjadi bagian penting dalam mengendalikan kobaran api sehingga tidak semakin meluas. (Agus Kemplu)

Exit mobile version