Soreang Kab Bandung// secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan langkah strategis dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah guna menutupi kekurangan pendapatan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bandung (BKAD), Yana Rosmiana, saat menerima kunjungan mendadak Bupati Bandung ke kantor BKAD untuk memantau realisasi pendapatan dan belanja daerah, Rabu (25/3/2026).
Dalam keterangannya, Yana menegaskan bahwa optimalisasi aset menjadi prioritas utama pimpinan daerah.
Saat ini, terdapat sekitar 2.500 bidang aset milik pemerintah daerah yang akan dimaksimalkan pemanfaatannya secara bertahap.
“Selain melalui proses sertifikasi, pemanfaatan aset ini akan kami optimalkan dalam tahapan rencana kerja ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu rencana kerja yang tengah disiapkan adalah pengadaan mobil listrik untuk operasional di kawasan perkantoran pemerintah daerah.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah juga merencanakan pembangunan stasiun pengisian daya (charging station) di lingkungan kantor Pemkab Bandung.
Terkait kendala di lapangan, Yana mengakui masih terdapat ketidaksesuaian administrasi pencatatan aset di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Ada beberapa aset yang tercatat di SKPD, namun apabila tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya akan kami tarik.
Penataan akan disesuaikan dengan tata ruang serta kebutuhan agar pemanfaatannya lebih maksimal,” jelasnya.
Langkah agresif pengelolaan aset tersebut dipicu adanya pengurangan pendapatan daerah yang berdampak pada defisit Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) hingga sekitar Rp975 miliar.
Sebagai upaya menutup kekurangan tersebut, pemerintah daerah tengah memproses pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemanfaatan Aset.
UPT ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam menghasilkan pendapatan tambahan melalui pengelolaan aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. (Apih)
