Uncategorized

Kondisi Memprihatinkan! Pagar Pengaman Jembatan Labuan–Pandeglang Rusak Parah, Bertahun-tahun Terabaikan

131
Sejumlah pagar pengaman jembatan dan saluran air di sepanjang jalur tersebut tampak mengalami kerusakan parah dan diduga tidak mendapatkan perawatan secara rutin.

Banten, Pandeglang l secondnewsupdate.co.id – Kondisi fasilitas keselamatan pengguna jalan di ruas Jalan Raya Labuan–Pandeglang, Banten, kembali menjadi sorotan.

Sejumlah pagar pengaman jembatan dan saluran air di sepanjang jalur tersebut tampak mengalami kerusakan parah dan diduga tidak mendapatkan perawatan secara rutin.

Salah satu titik yang dinilai cukup mengkhawatirkan berada di kawasan Kebon Jeruk, tepat di samping Balai Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pagar pengaman yang seharusnya berfungsi melindungi pengguna jalan dari potensi kecelakaan terlihat dalam kondisi memprihatinkan. pada Minggu (23/8/2026).

Struktur beton dan besi tampak keropos, retak hingga patah di sejumlah bagian.

Ironisnya, bagian pagar yang rusak justru ditopang menggunakan tiang kayu dan penyangga darurat yang kondisinya dinilai tidak memadai sebagai fasilitas keselamatan jalan.

Situasi tersebut semakin mengkhawatirkan karena titik kerusakan berada di sisi jalan raya yang dilalui kendaraan setiap hari.

Di lokasi juga belum terlihat rambu peringatan atau papan informasi yang dapat memberikan tanda kepada pengendara agar lebih berhati-hati.

Kondisi serupa disebut bukan hanya terjadi di satu titik. Sejumlah pagar pengaman di sepanjang Jalan Raya Labuan–Pandeglang juga dilaporkan mengalami kerusakan dan membutuhkan perhatian pemerintah maupun instansi terkait.

Aktivis Gerakan Pemuda Sipil Pandeglang, Marsuni, menyoroti kondisi tersebut. Menurutnya, fasilitas pengaman jalan bukan sekadar pelengkap infrastruktur, melainkan bagian penting dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Sepanjang Jalan Raya Labuan–Pandeglang banyak pagar pengaman yang nasibnya sama, tidak dirawat,” ujar Marsuni.

Ia menilai kerusakan yang dibiarkan terlalu lama berpotensi membahayakan keselamatan pengendara, khususnya ketika kendaraan kehilangan kendali atau terjadi kecelakaan di sekitar jembatan dan saluran air.

Masyarakat berharap dinas atau instansi yang memiliki kewenangan segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi pagar pengaman jembatan di sepanjang ruas Labuan–Pandeglang.

Perbaikan dinilai tidak seharusnya menunggu hingga terjadi kecelakaan atau jatuhnya korban.

Selain memperbaiki struktur yang rusak, pemasangan rambu peringatan di titik-titik rawan juga dinilai penting sebagai langkah mitigasi sementara.

Warga pun meminta perhatian serius pemerintah agar persoalan fasilitas keselamatan jalan tersebut segera ditangani. 

Sebab, infrastruktur yang dibiarkan rusak dalam waktu lama bukan hanya mengurangi kenyamanan perjalanan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi masyarakat. (Sanan)

Exit mobile version