Sragen, Jateng | secondnewsupdate.co.id – Kekeringan yang melanda Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Merespons kondisi tersebut, Koramil 16/Miri bersama Rumah Zakat Solo Raya menyalurkan bantuan air bersih dan paket sembako kepada masyarakat terdampak, Kamis (15/10/2026).
Aksi sosial yang dipusatkan di Dukuh Sumberjo RT 05, Desa Gilirejo Baru, tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau.
Danramil 16/Miri, Letda Inf Suprapto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi TNI bersama berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang tengah menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
Menurutnya, penyaluran bantuan air bersih dan sembako diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama musim kemarau, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga terdampak.
“Alhamdulillah, dalam rangka HUT ke-81 TNI, kami bersama Rumah Zakat dapat berbagi dengan masyarakat Desa Gilirejo Baru. Semoga bantuan ini bermanfaat, membawa berkah, dan sedikit meringankan kesulitan warga yang terdampak kekeringan,” ujar Suprapto.
Ia juga mengajak pemerintah, elemen masyarakat, serta para donatur untuk memperkuat kolaborasi dalam mencari solusi jangka panjang.
Pasalnya, persoalan kekeringan yang melanda wilayah Kecamatan Miri disebut menjadi masalah yang hampir setiap tahun dihadapi masyarakat saat musim kemarau tiba.
Sementara itu, Kepala Desa Gilirejo Baru, Supratikno, mengungkapkan bahwa sedikitnya terdapat empat titik wilayah di desanya yang terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih.
Empat titik tersebut meliputi Dukuh Dondong Barat RT 01 dengan 70 kepala keluarga (KK), Dukuh Rejosari RT 03 sebanyak 60 KK, Dukuh Sumberjo RT 04 sebanyak 60 KK, serta Dukuh Sumberjo RT 05 yang dihuni 30 KK.
Dengan demikian, berdasarkan data yang disampaikan pemerintah desa, terdapat 220 kepala keluarga di empat titik tersebut yang membutuhkan perhatian terkait ketersediaan air bersih.
Supratikno pun menyampaikan apresiasi kepada Koramil 16/Miri, Rumah Zakat Solo Raya, pemerintah, dan seluruh donatur yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kondisi warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Koramil 16/Miri dan Rumah Zakat yang hari ini memberikan bantuan air bersih dan paket sembako kepada warga kami.
Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkapnya.
Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya meringankan beban warga dalam menghadapi musim kemarau, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Di sisi lain, upaya penanganan berkelanjutan diperlukan agar masyarakat Desa Gilirejo Baru tidak terus-menerus menghadapi persoalan serupa setiap tahun. (Agus Kemplu)
