Kabupaten Garut// secondnewsupdate.co.id – Suasana khidmat menyelimuti kawasan pemakaman keramat Syekh Ja’far Shidiq, atau yang lebih dikenal dengan julukan Sunan Haruman.
Ribuan jamaah dari berbagai pelosok daerah tampak memutih, memadati lokasi pelaksanaan Haul Akbar sang penyebar syiar Islam di tanah Pasundan tersebut.
Kehadiran sosok Pro Dr Syahid Agil bersama jajaran tokoh lintas sektor menjadi magnet tersendiri dalam acara yang tak hanya menjadi ritual doa, tapi juga refleksi sejarah Islam di Kabupaten Garut.
Acara yang digelar di bawah tenda utama ini berlangsung penuh kekhusyukan.
Sejak pagi, gema zikir dan tawasul bersahutan, menciptakan atmosfer spiritual yang kental. Kehadiran para pimpinan pondok pesantren dan ulama kharismatik di panggung utama menegaskan betapa besarnya pengaruh warisan spiritual Syekh Ja’far Shidiq bagi masyarakat Sunda.
Dalam tausiyahnya, para ulama menekankan bahwa Sunan Haruman bukan sekadar nama besar dalam sejarah, melainkan teladan dalam membangun peradaban yang berlandaskan akhlakul karimah.
Prof Dr Syahid Agil, dalam sambutannya, menyoroti pentingnya menjaga Ukhuwah Islamiyah di tengah dinamika zaman. Menurutnya, Haul Akbar ini adalah momentum emas untuk memperkokoh benteng keimanan.
”Haul ini bukan sekadar mengenang sosok ulama besar. Ini adalah pengingat bagi kita semua untuk melanjutkan estafet perjuangan ulama dalam menyebarkan kebaikan dan menjaga persatuan umat,” tegas Syahid Agil di hadapan ribuan jamaah.
Antusiasme jamaah yang tetap bertahan hingga akhir acara menunjukkan betapa kuatnya ikatan batin masyarakat terhadap sejarah lokal mereka. Selain sebagai ajang doa bersama, Haul Akbar ini juga berfungsi sebagai ruang silaturahmi akbar bagi warga dari berbagai wilayah.
Panitia pelaksana memastikan acara berjalan dengan tertib dan aman, seraya berharap kegiatan ini tetap menjadi agenda rutin yang mampu menjaga nilai-nilai religius dan mempererat kebersamaan di tengah masyarakat Garut dan sekitarnya. (Agung)
