Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AgamaEntertainmentGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Linggaria Festival 2026: Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Warga Maknai Kemerdekaan dengan Kepedulian Sosial

116
×

Linggaria Festival 2026: Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Ajak Warga Maknai Kemerdekaan dengan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Malam puncak Linggaria Festival 2026 di Lapangan Desa Linggar RW 09, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, berlangsung semarak dengan nuansa keagamaan sekaligus kepedulian sosial, Minggu (20/9/2026).

Kabupaten Bandung, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Malam puncak Linggaria Festival 2026 di Lapangan Desa Linggar RW 09, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, berlangsung semarak dengan nuansa keagamaan sekaligus kepedulian sosial, Minggu (20/9/2026).

Dalam kegiatan yang digelar pada 19–20 September 2026 tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi, hadir menyampaikan sambutan sekaligus menyerahkan santunan BAZNAS secara simbolis kepada para penerima manfaat.

Example 300x600

Linggaria Festival 2026 diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Rangkaian kegiatan memadukan nilai keagamaan, seni budaya, pemberdayaan UMKM, serta penguatan kepedulian sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Yusuf menyampaikan bahwa kemerdekaan tidak semata-mata dimaknai sebagai terbebasnya bangsa dari penjajahan.

Menurutnya, kemerdekaan juga harus tercermin dalam kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman, serta memiliki kebebasan untuk menjalankan ibadah.

Ia mengutip QS. Quraisy ayat 3–4:

فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَٰذَا الْبَيْتِ ۝ الَّذِي أَطْعَمَهُمْ 

مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ

“Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan pemilik rumah ini (Ka’bah), yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut.”

Menurut Yusuf, terdapat sejumlah nilai penting yang perlu diwujudkan dalam mengisi kemerdekaan.

“Setidaknya ada tiga nilai penting yang harus kita wujudkan dalam mengisi kemerdekaan: masyarakat dapat beribadah dengan tenang, terbebas dari kelaparan, dan hidup aman dari rasa takut. Inilah kemerdekaan yang harus benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat,” ungkapnya.

Maulid Nabi Harus Melahirkan Kepedulian Nyata

Yusuf kemudian mengaitkan semangat kemerdekaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Ia mengajak masyarakat untuk meneladani sifat kedermawanan Rasulullah SAW, terutama dalam menyayangi anak yatim dan membantu kaum dhuafa.

Ia mengingatkan tentang keutamaan mengasuh dan menanggung kebutuhan anak yatim, sebagaimana hadis yang menggambarkan kedekatan orang yang memelihara anak yatim dengan Rasulullah SAW di surga seperti jari telunjuk dan jari tengah.

“Jangan sampai kita meriah memperingati Maulid Nabi, tetapi masih ada anak yatim yang terabaikan dan tetangga yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Cinta kepada Rasulullah harus dibuktikan dengan kepedulian dan amal nyata,” pesannya.

Menurutnya, penyerahan santunan BAZNAS pada malam puncak Linggaria Festival menjadi salah satu bentuk nyata pengamalan nilai kepedulian tersebut.

Melalui berbagai program, BAZNAS Kabupaten Bandung terus mendorong optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi dan pendidikan keagamaan.

Sejumlah program yang dijalankan antara lain Dai Pelosok, bisyaroh ustaz-ustazah, upgrading guru mengaji, serta Sedekah Al-Qur’an.

Yusuf juga memberikan apresiasi terhadap semangat kebersamaan warga Desa Linggar yang menjadikan momentum peringatan kemerdekaan dan Maulid Nabi sebagai ruang untuk mempererat solidaritas serta kepedulian sosial.

“Melalui momentum ini, mari kita perkuat kepedulian kepada sesama. Tunaikan zakat, perbanyak infak dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Semoga semakin banyak masyarakat yang terbantu, bangkit dari kesulitan, dan hidup lebih berdaya,” pungkasnya. (Apih)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600