HukumKriminalPeristiwaRagam Daerah

Mayat Pria Asal Bekasi Ditemukan di Sungai Kering Pembuangan Sampah Garut, Polisi Lakukan Olah TKP

113
Sesosok mayat benama Ali Usman (57), seorang pensiunan yang tercatat sebagai warga Pondok Melati, Kota Bekasi, ditemukan disebuah sungai kering pembuangan sampah di daerah Karang Pawitan Garut, ditemukan oleh saksi mata warga bernama Aldi Alfin Ferdiansyah (28) yang kemudian langsung melaporkan kejadian itu kepada aparat setempat.

Karangpawitan Garut// secondnewsupdate.co.id – Warga Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di aliran sungai kering yang dijadikan lokasi pembuangan sampah, Jumat (4/4/2026) siang.

Korban diketahui bernama Ali Usman (57), seorang pensiunan yang tercatat sebagai warga Pondok Melati, Kota Bekasi.

Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB di Kampung Sukamulya, Desa Cimurah, dalam kondisi telungkup di dasar sungai yang tengah kering.

Penemuan tersebut berawal dari kecurigaan seorang warga bernama Aldi Alfin Ferdiansyah (28) yang kemudian langsung melaporkan kejadian itu kepada aparat setempat.

Tak lama berselang, personel dari Polsek Karangpawitan bersama Tim Identifikasi Polres Garut turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB di Kampung Sukamulya, Desa Cimurah, dalam kondisi telungkup di dasar sungai yang tengah kering.

Sejumlah saksi turut dimintai keterangan, di antaranya pemilik kontrakan korban, Ketua RW setempat, serta rekan korban.

Kapolsek Karangpawitan Kompol M. Duhri, S.H., M.M.. menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan. Jenazah langsung kami evakuasi ke RSU Dr. Slamet Garut untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Mayat Ali Usman (57), seorang pensiunan yang tercatat sebagai warga Pondok Melati, Kota Bekasi, saat akan dibawa kerumah sakit untuk di otopsi oleh pihak Polsek Karangpawitan Polres Garut

Informasi dari warga sekitar menyebutkan, korban diketahui tinggal seorang diri di kontrakan dan sempat mengeluhkan sakit pada bagian kaki sebelum ditemukan meninggal dunia.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang menurun.

Kasus ini masih dalam penanganan Polres Garut. (Agung)

Exit mobile version