PendidikanRagam Daerah

Milad ke-11 UMTAS, Muhammadiyah Dorong Peningkatan SDM dan Targetkan 5.000 Mahasiswa di 2026

212
Umtas Gelar milad ke 11 dalam sidang terbuka di kampus Umtas, Sabtu(24/1/2026). (Foto:Krist)

Tasikmalaya// secondnewsupdate.co.id – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) memperingati Milad ke-11 dengan menggelar kegiatan refleksi dan kebersamaan di Aula UMTAS, Jalan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Sabtu (24/1/2026).

Momentum ini dijadikan ajang evaluasi sekaligus penguatan peran UMTAS dalam mencetak sumber daya manusia unggul.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Jawa Barat, Prof. Dr. Yadi Januari, MA, menyampaikan bahwa usia 11 tahun merupakan fase penting bagi UMTAS sebagai institusi pendidikan tinggi. 

Ia menyebut UMTAS tengah berada pada masa “remaja” yang membutuhkan penguatan jati diri dan pertumbuhan berkelanjutan.

“Usia 11 tahun adalah masa pertumbuhan. Ini harus disadari oleh seluruh civitas akademika agar UMTAS terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Menurut Prof. Yadi, pertumbuhan ekonomi suatu daerah sangat dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni pertambahan jumlah penduduk dan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas SDM.

“Kalau ingin mendorong pertumbuhan ekonomi, maka kualitas sumber daya manusianya harus ditingkatkan,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa UMTAS menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa pada tahun 2026 hingga mencapai 5.000 orang. 

Target tersebut diharapkan mampu mendorong kualitas pendidikan sekaligus memperluas kontribusi UMTAS bagi masyarakat.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi X, Ferdiansyah, S.E, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengucapkan selamat atas Milad ke-11 UMTAS. Ia menekankan bahwa peringatan milad seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai seremoni semata.

“Milad ini jangan hanya dijadikan perayaan, tetapi sebagai forum introspeksi, refleksi, dan rasa syukur,” katanya.

Ferdiansyah berharap UMTAS dapat memainkan peran yang lebih besar dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi, khususnya di wilayah Priangan Timur. 

Ia juga mendorong peningkatan kualitas institusi melalui penguatan sumber daya dosen.

“Peningkatan status UMTAS harus diikuti dengan bertambahnya dosen berkualifikasi doktor dan guru besar, agar kualitas pendidikannya semakin meningkat,” pungkasnya.(Krist)

Exit mobile version