BeritaPeristiwaRagam Daerah

Musim Kemarau, Babinsa Koramil Teras Boyolali Imbau Warga Waspadai Bahaya Kebakaran

119
Babinsa Koramil 04/Teras Kodim 0724/Boyolali, Serka Haryanto, mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan, ranting, maupun dedaunan kering secara sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran yang dapat meluas dan membahayakan lingkungan.

Boyolali, Jawa Tengah | secondnewsupdate.co.id – Memasuki musim kemarau, kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran perlu ditingkatkan.

Babinsa Koramil 04/Teras Kodim 0724/Boyolali, Serka Haryanto, mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan, ranting, maupun dedaunan kering secara sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran yang dapat meluas dan membahayakan lingkungan.

Imbauan tersebut disampaikan kepada masyarakat pada Rabu (14/10/2026), sebagai langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko kebakaran di tengah kondisi cuaca panas dan lingkungan yang cenderung kering.

Haryanto menjelaskan, ranting dan dedaunan kering merupakan material yang mudah terbakar. Kondisi tersebut membuat api kecil sekalipun berpotensi membesar dengan cepat, terutama apabila tertiup angin dan tidak diawasi secara cermat.

Ia mengingatkan warga agar tidak menganggap remeh aktivitas pembakaran, meskipun dilakukan untuk keperluan tertentu.

Masyarakat diharapkan mengutamakan cara yang lebih aman serta menghindari pembakaran terbuka yang dapat membahayakan lingkungan dan permukiman.

“Jangan pernah meremehkan api kecil. Pastikan tidak ada bara yang tersisa dan jangan meninggalkan pembakaran tanpa pengawasan, karena angin dapat membawa api ke rumput, daun kering, maupun area di sekitarnya,” imbau Haryanto.

Selain mengantisipasi kebakaran akibat pembakaran sampah atau ranting, Babinsa juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kondisi peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan api.

Warga diminta memastikan kompor telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah serta melakukan pengecekan terhadap sumber api lainnya. 

Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian material maupun membahayakan keselamatan jiwa.

Haryanto berharap masyarakat semakin meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan dengan membiasakan perilaku waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berisiko memicu kebakaran.

Melalui kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, potensi kebakaran selama musim kemarau diharapkan dapat ditekan sehingga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan lingkungan tetap terjaga. (Agus Kemplu)

Exit mobile version