BeritaInformatikaRagam Daerah

Ngatiyana Gebrak OPD Cimahi! Anggaran Terbatas, Kepala Dinas Diminta Turun ke Lapangan, Keluhan Warga Harus Tuntas

518
Wali Kota Cimahi Ngatiyana (kanan) didampingi Sekda Kota Cimahi Maria Fitriana dalam memimpin Rapat koordinasi seluruh Kepala Dinas menegaskan pentingnya kerja nyata, efisiensi anggaran, dan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.

Cimahi, Jabar l  secondnewsupdate.co.id – Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan pentingnya kerja nyata, efisiensi anggaran, dan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi. 

Di tengah keterbatasan anggaran, setiap program pemerintah harus memiliki manfaat yang jelas, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Ngatiyana saat memimpin rapat dinas dan koordinasi bersama seluruh kepala OPD di Gedung A Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah Nomor 1, Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (14/10/2026).

Acara rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Maria Fitriana, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Hendra Gunawan, Asisten II Achmad Nuryana, Asisten III Bidang Administrasi Umum Mochamad Roni dan seluruh jajaran Kepala Dinas Kota Cimahi.

Dalam arahannya, Ngatiyana meminta seluruh kepala perangkat daerah tidak hanya berkutat dengan urusan administrasi di balik meja. 

Ia menekankan bahwa pejabat pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengar keluhan, melihat kondisi faktual di lapangan, sekaligus memastikan berbagai persoalan ditangani hingga tuntas.

Menurutnya, pelayanan publik tidak cukup hanya diukur dari terlaksananya rapat atau tersusunnya laporan. 

Lebih dari itu, masyarakat membutuhkan bukti nyata berupa penyelesaian persoalan, respons cepat terhadap pengaduan, serta perubahan yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya bekerja di balik meja. Mari kita bersama-sama turun langsung ke lapangan, dengarkan keluhan warga, dan tuntaskan persoalan hingga ke akar masalahnya,” tegas Ngatiyana dalam arahannya.

Anggaran Terbatas, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendor

Ngatiyana mengingatkan bahwa kondisi fiskal yang terbatas harus menjadi momentum bagi seluruh jajaran Pemkot Cimahi untuk memperkuat disiplin anggaran dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.

Setiap rupiah yang bersumber dari anggaran pemerintah, kata dia, harus digunakan secara bijak, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan prioritas masyarakat.

Program yang dijalankan juga perlu dievaluasi agar tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi menghasilkan dampak konkret bagi warga.

Karena itu, koordinasi lintas perangkat daerah dinilai penting untuk mencegah tumpang tindih pekerjaan, mempercepat penanganan persoalan, serta memastikan setiap dinas menjalankan tanggung jawabnya secara optimal.

Ngatiyana juga meminta persoalan yang muncul di tengah masyarakat, termasuk yang ramai disampaikan melalui media sosial, tidak dibiarkan berlarut-larut.

Pengaduan warga harus menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar bagi perangkat daerah terkait untuk menentukan langkah penyelesaian.

Ia mengarahkan jajaran asisten daerah bersama dinas teknis agar mengidentifikasi, mengoordinasikan, dan menindaklanjuti berbagai persoalan sesuai kewenangan masing-masing.

Dengan pola kerja tersebut, pemerintah diharapkan mampu merespons persoalan secara lebih cepat, terarah, dan terukur, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah daerah terus terjaga.

Kebutuhan Air dan Persoalan Lingkungan Jadi Perhatian

Dalam rapat tersebut, perhatian juga diarahkan pada kebutuhan dasar masyarakat, termasuk persoalan ketersediaan air yang masih membutuhkan penanganan.

Ngatiyana menekankan pentingnya kepekaan pemerintah terhadap kondisi warga. Persoalan yang menyangkut kebutuhan sehari-hari masyarakat perlu segera diidentifikasi agar perangkat daerah terkait dapat menentukan bentuk penanganan sesuai kondisi dan kemampuan anggaran.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, keindahan, dan ketertiban lingkungan di seluruh wilayah Kota Cimahi. 

Upaya tersebut tidak boleh hanya dilakukan sesaat atau ketika terdapat kegiatan tertentu, melainkan harus menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.

Keterlibatan perangkat daerah teknis, termasuk unsur yang membidangi lingkungan hidup, kebersihan, pekerjaan umum, dan penataan wilayah, diperlukan agar persoalan lingkungan dapat ditangani secara terpadu.

Menurut Ngatiyana, kota yang bersih, tertata, dan nyaman tidak dapat diwujudkan hanya melalui instruksi pemerintah. 

Dibutuhkan koordinasi yang kuat antardinas, pengawasan berkelanjutan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Gerbang Cimahi Mantap Makin Hepi, Bukan Sekadar Slogan

Melalui gerakan Gerbang Cimahi Mantap Makin Hepi, Ngatiyana mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Cimahi yang bersih, indah, tertib, dan nyaman.

Gerakan tersebut diharapkan menjadi penggerak perubahan perilaku sekaligus mendorong keterlibatan seluruh elemen kota dalam menjaga kualitas lingkungan dan ruang publik.

Bagi pemerintah, semangat tersebut harus diterjemahkan melalui program yang terukur, pelayanan yang responsif, serta penanganan persoalan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

Sementara bagi warga, partisipasi dapat diwujudkan melalui kebiasaan menjaga kebersihan, merawat fasilitas umum, dan menciptakan lingkungan yang tertib.

Ngatiyana menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tetapi juga pada ketepatan kebijakan, kesungguhan aparatur, dan kemampuan pemerintah membangun kerja sama dengan masyarakat.

Melalui koordinasi seluruh OPD, ia berharap setiap perangkat daerah semakin memperkuat sinergi dan meningkatkan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.

Rapat dinas tersebut menjadi momentum bagi jajaran Pemkot Cimahi untuk menyelaraskan langkah menghadapi berbagai persoalan perkotaan, sekaligus memastikan keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk mengendurkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pesan Ngatiyana jelas: pemerintah harus hadir, bekerja nyata, dan memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan komitmen tersebut, Gerbang Cimahi Mantap Makin Hepi diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja konkret demi menghadirkan Kota Cimahi yang semakin bersih, tertib, nyaman, dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik. (Bagdja)

Exit mobile version