Ciamis/secondnewsupdate.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat literasi keuangan di kalangan generasi muda melalui penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal di Fakultas Ekonomi Universitas Galuh Ciamis, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai investasi yang legal, logis, dan berorientasi jangka panjang.
Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengatakan peningkatan literasi keuangan menjadi kebutuhan mendesak di tengah pesatnya perkembangan sektor jasa keuangan dan ekonomi digital.
Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi penerus memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Melalui Sekolah Pasar Modal ini, kami ingin membekali mahasiswa dengan pemahaman yang benar mengenai investasi sehingga mereka mampu mengambil keputusan keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab. Investasi harus dipandang sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, bukan jalan pintas untuk memperoleh keuntungan instan,” ujarnya.
Ia menambahkan, OJK terus mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk selalu menerapkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, sebelum memilih produk atau layanan keuangan.
Prinsip tersebut dinilai penting untuk menghindarkan masyarakat dari praktik investasi ilegal maupun penawaran yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal.
Pelaksanaan Sekolah Pasar Modal merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Ekonomi Universitas Galuh, Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Jawa Barat, serta PT MNC Sekuritas.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh materi mengenai karakteristik pasar modal, manfaat investasi jangka panjang, strategi pengelolaan risiko, hingga pentingnya memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil dan kebutuhan masing-masing.
Selain mendapatkan teori, peserta juga diajak memahami perkembangan pasar modal Indonesia serta peluang investasi yang dapat dimanfaatkan secara aman dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Galuh, Nurdiana Mulyatini, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Universitas Galuh dan OJK Tasikmalaya dalam meningkatkan literasi keuangan mahasiswa.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah penting agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep keuangan dari sisi akademik, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap mahasiswa mampu mengambil keputusan keuangan yang bijak, memahami pentingnya investasi yang sehat, serta terhindar dari berbagai modus investasi ilegal. Mahasiswa adalah generasi penerus ekonomi bangsa yang harus tumbuh menjadi investor muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” katanya.
Ia berharap kerja sama antara Universitas Galuh dan OJK Tasikmalaya dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki literasi keuangan yang baik dan mampu menjadi penggerak ekonomi Indonesia di masa depan.
Melalui kegiatan ini, OJK Tasikmalaya kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya investasi yang sehat di kalangan generasi muda.
Dengan bekal pemahaman mengenai prinsip Legal dan Logis, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan ekonomi digital sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi yang aman, cerdas, dan berkelanjutan. (Krist)
















