BeritaHukumRagam Daerah

Ojol Cimahi Jadi “Mata dan Telinga” Polisi, 200 Driver Dilibatkan Jaga Kamtibmas hingga Bandung Barat

111
Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi menegaskan bahwa komunitas ojol merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem keamanan di tengah masyarakat.

Jawa Barat, Cimahi l secondnewsupdate.co.id — Peran pengemudi ojek online (ojol) di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat kini tak lagi sebatas mengantar penumpang maupun barang. 

Mobilitas mereka yang tinggi di jalanan justru dipandang sebagai potensi besar untuk membantu kepolisian mendeteksi lebih dini berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Peluang tersebut ditangkap Polres Cimahi dengan menggandeng komunitas pengemudi ojol sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan wilayah.

Sebanyak 200 pengemudi ojol berkumpul di Mapolres Cimahi pada Jumat (28/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol, sekaligus membangun komunikasi dua arah dalam pengelolaan kamtibmas.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, aktivitas para pengemudi ojol yang setiap hari menyusuri berbagai ruas jalan, gang hingga kawasan permukiman menjadi modal penting untuk memperkuat sistem deteksi dini kepolisian.

Mereka dinilai memiliki keunggulan karena bersentuhan langsung dengan berbagai situasi yang terjadi di lapangan.

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi menegaskan bahwa komunitas ojol merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem keamanan di tengah masyarakat.

“Mereka adalah salah satu mitra strategis kami, yaitu teman-teman, saudara-saudara, sahabat-sahabat dari ojek online,” ujar Faruk, Minggu (30/8/2026).

Bukan Sekadar Mengantar Penumpang

Menurut Faruk, para pengemudi ojol memiliki mobilitas yang sangat tinggi. Sejak pagi hingga malam, mereka berada di berbagai titik dan berhadapan langsung dengan dinamika kehidupan masyarakat.

Mulai dari kemacetan, kecelakaan lalu lintas, kondisi jalan, hingga aktivitas yang dinilai mencurigakan dapat diketahui lebih cepat oleh para pengemudi.

Karena itu, Polres Cimahi mendorong para driver agar tidak hanya menjadi pengguna jalan, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kerja sama, khususnya di bidang partisipasi pengelolaan kamtibmas yang ada di wilayah hukum Polres Cimahi,” katanya.

Wilayah hukum Polres Cimahi sendiri mencakup kawasan Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Dengan karakteristik wilayah yang cukup luas serta aktivitas masyarakat yang padat, kolaborasi dengan komunitas ojol diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi kepolisian.

Polisi Ingatkan Ojol Tak Main Hakim Sendiri

Meski didorong aktif memberikan informasi, para pengemudi ojol tetap diminta mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan dugaan tindak kriminal.

Polisi mengarahkan para pengemudi untuk segera melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Kami tentunya tetap mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Ketika melihat suatu kejadian yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas, kemacetan dan lain sebagainya, kami imbau untuk menggunakan layanan Call Center kami yaitu 110,” jelas Faruk.

Layanan tersebut diharapkan menjadi jalur komunikasi cepat ketika masyarakat, termasuk para pengemudi ojol, menemukan situasi yang membutuhkan kehadiran petugas.

Dengan pola komunikasi semacam ini, informasi dari lapangan dapat diterima kepolisian lebih cepat sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan sebelum persoalan berkembang menjadi lebih besar.

200 Ojol Ikrarkan Komitmen Jaga Cimahi dan Bandung Barat

Pertemuan antara Polres Cimahi dan komunitas ojol tersebut tidak berhenti pada agenda silaturahmi.

Para pengemudi juga membacakan ikrar bersama sebagai bentuk komitmen untuk ikut menjaga kondusivitas wilayah.

Momentum tersebut menjadi simbol bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Faruk berharap pertemuan tersebut menjadi awal dari kemitraan yang semakin kuat dan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan dengan adanya pertemuan silaturahmi ini, ke depannya kemitraan kami dengan teman-teman, sahabat ojek online ini bisa lebih ditingkatkan,” ucapnya.

Menurutnya, keberadaan ojol di berbagai sudut wilayah dapat menjadi kekuatan tambahan dalam membangun sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat.

Setiap perjalanan ojol kini diharapkan bukan hanya menghasilkan penghasilan bagi keluarga, tetapi juga membawa kepedulian terhadap lingkungan.

Ketika melihat sesuatu yang mencurigakan, terjadi kecelakaan, kemacetan maupun potensi gangguan kamtibmas, informasi tersebut dapat segera diteruskan kepada kepolisian.

“Dengan sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol tersebut, Polres Cimahi berharap tercipta pola komunikasi yang semakin cepat dan efektif, sehingga berbagai potensi gangguan kamtibmas di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat dapat segera diketahui dan ditangani,” tandas AKBP Moh. Faruk Rozi.(Bagdja/Gopur)

Exit mobile version