Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali membuahkan hasil.
Polrestabes Bandung sukses melaksanakan panen perdana jagung dengan hasil mencapai 4 ton dari lahan seluas 1 hektare, sebagai bagian dari implementasi Program Ketahanan Pangan Polri yang mendukung target swasembada pangan nasional.
Keberhasilan panen tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya Polrestabes Bandung mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.
Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata Polri dalam mendukung agenda strategis pemerintah di sektor pertanian.
Berdasarkan laporan harian yang disampaikan Kabag SDM Polrestabes Bandung, AKBP Ujang Burhanudin, hingga saat ini total lahan yang telah ditanami jagung mencapai 30 hektare.
Seluruh areal tersebut merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Polri Kluster 1 yang terus dikembangkan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Panen perdana ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat mampu menghasilkan manfaat nyata bagi ketahanan pangan nasional,” ujar Ujang Burhanudin, Kamis (25/6/2026).
Tidak berhenti pada panen perdana, jajaran Polrestabes Bandung juga terus melakukan pemeliharaan intensif terhadap tanaman jagung yang masih berada dalam masa pertumbuhan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemupukan pertama di lahan Blok D guna menjaga kesuburan tanaman dan meningkatkan produktivitas hasil panen pada musim berikutnya.
Dari hasil pemantauan lapangan, harga jagung pipilan dengan kadar air 14 persen di tingkat petani saat ini masih relatif stabil di angka Rp6.400 per kilogram.
Sementara itu, proses penyerapan hasil panen oleh Bulog maupun pabrik pakan belum dilakukan pada hari ini dan akan terus dipantau sesuai perkembangan di lapangan.
Ujang menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ketahanan pangan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Menurutnya, program ini merupakan bentuk dukungan konkret Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
“Program ketahanan pangan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan agar program ini berjalan optimal serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Polrestabes Bandung berkomitmen untuk terus melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan perkembangan program ketahanan pangan secara berkala.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus dukungan terhadap visi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat di sektor pangan.
Melalui semangat Polri Presisi, Polrestabes Bandung membuktikan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis pembangunan yang aktif mendukung ketahanan pangan nasional.
Keberhasilan panen perdana jagung ini diharapkan menjadi motivasi bagi berbagai pihak untuk terus mengembangkan sektor pertanian produktif sebagai fondasi penting menuju Indonesia Maju dengan Pangan Kuat dan Berkelanjutan. (Burhan).
