BeritaPendidikanRagam Daerah

Pendidikan Jadi Fokus Utama, Pemkot Cimahi Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Guru

1163
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan keberadaan banyak satuan pendidikan tersebut diharapkan mampu menjamin seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan yang layak hingga tuntas.

Kota Cimahi//secondnewsupdate.co.id –Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat sektor pendidikan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah. 

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, Pemkot Cimahi juga menaruh perhatian besar pada tata kelola pendidikan serta kesejahteraan tenaga pendidik guna meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.

Berdasarkan data Pemkot Cimahi, saat ini terdapat 91 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 16 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), ditambah ratusan sekolah swasta yang melayani kebutuhan pendidikan masyarakat di berbagai wilayah Kota Cimahi.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan keberadaan banyak satuan pendidikan tersebut diharapkan mampu menjamin seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan yang layak hingga tuntas.

“Dengan jumlah sekolah yang ada, harapannya tidak ada anak di Cimahi yang tertinggal dari akses pendidikan,” ujar Ngatiyana. Rabu (4/2/2026).

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan tidak semata diukur dari kuantitas sekolah, tetapi juga dari kualitas proses belajar mengajar dan kesejahteraan para guru. 

Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul bagi Kota Cimahi di masa depan.

Ngatiyana juga mengingatkan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap regulasi pendidikan, mulai dari status kepegawaian guru, sistem insentif, pembayaran honor melalui dana BOS, hingga mekanisme pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Hal tersebut dinilai krusial agar tidak terjadi kendala administratif yang justru merugikan tenaga pendidik.

“Jangan sampai guru yang sudah berjasa besar malah tersisih hanya karena persoalan administrasi,” tegasnya.

Selain sekolah negeri, Pemkot Cimahi juga menunjukkan komitmen terhadap sekolah swasta, khususnya dalam membantu siswa dari keluarga kurang mampu. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan afirmatif sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan penyelenggara pendidikan swasta.

Pemkot Cimahi, lanjut Ngatiyana, memberikan bantuan biaya SPP bagi siswa kurang mampu di SMP swasta, serta dukungan lainnya seperti bantuan seragam sekolah dan perlengkapan belajar.

“Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memperluas kesempatan anak-anak Cimahi untuk tetap bersekolah,” katanya.

Ke depan, Pemkot Cimahi berharap alokasi anggaran pendidikan dapat terus diperkuat, termasuk untuk program-program yang secara langsung menyentuh kebutuhan peserta didik dan keluarga.

“Dalam pembahasan anggaran mendatang, kami berharap dukungan terhadap sektor pendidikan bisa terus ditingkatkan,” pungkas Ngatiyana. (Bagdja)

Exit mobile version