Medan/secondnewsupdate.co.id – Tren kejahatan jalanan yang terus mengalami penurunan di Kota Medan mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya datang dari kalangan pengemudi ojek online (ojol) yang mengaku kini lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di jalanan selama 24 jam.
Ketua Forum Komunikasi Mitra Pengemudi Online Indonesia (Forkompi) Sumatera Utara, David Bangar, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Jean Calvijn Simanjuntak yang dinilai berhasil menekan angka kejahatan jalanan dan meningkatkan pengungkapan kasus narkotika di wilayah hukum Kota Medan.
“Kami mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan yang berhasil menekan angka kejahatan jalanan sebanyak 497 kasus atau sekitar 15 persen, serta mengungkap 399 kasus narkoba atau meningkat sekitar 53 persen. Ini menunjukkan progres nyata menuju Medan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar David Bangar kepada wartawan, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, kondisi keamanan yang semakin baik sangat dirasakan para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja di jalanan, termasuk pada malam hingga dini hari.
“Khususnya bagi kami para pengemudi ojol yang bekerja 24 jam di jalanan dan membutuhkan rasa aman untuk mencari rezeki. Terima kasih kepada Polrestabes Medan,” tambahnya.
Sebelumnya, selama 36 hari, yakni sejak 24 April hingga 29 Mei 2026, Polrestabes Medan melakukan tindakan tegas terhadap 37 pelaku kejahatan jalanan yang dinilai membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat.
Selain itu, keberadaan Tim JCS yang dibentuk sejak 6 Desember 2025 dinilai memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan pengungkapan berbagai kasus kejahatan jalanan di Kota Medan.
Dalam periode 200 hari kepemimpinan Kapolrestabes Medan, angka kejahatan jalanan berhasil ditekan hingga 15 persen atau setara dengan penurunan sebanyak 497 kasus dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Artinya, terdapat 497 kasus kejahatan jalanan yang berhasil dicegah agar tidak terjadi pada tahun ini,” ungkap Kapolrestabes Medan.
Sementara itu, penanganan kasus narkotika juga menunjukkan peningkatan signifikan. Sepanjang tahun ini, pengungkapan kasus narkoba meningkat sekitar 53 persen atau bertambah sebanyak 399 kasus dibandingkan tahun sebelumnya.
Tidak hanya itu, Polrestabes Medan juga baru-baru ini berhasil menyita 135 kendaraan bermotor dari delapan gudang penyimpanan yang berada di kawasan Tembung, Batang Kuis, dan Percut Sei Tuan.
Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kota Medan. (RZ)
















