Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaOlah RagaRagam Daerah

Persib Juara Vs Persijap di GBLA: Maung Bandung Mengamuk, Duel Keras dan Tempo Tinggi Warnai Laga Super League 2026

3607
×

Persib Juara Vs Persijap di GBLA: Maung Bandung Mengamuk, Duel Keras dan Tempo Tinggi Warnai Laga Super League 2026

Sebarkan artikel ini
Persib akhirnya sebagai juara I dalam liga BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, melawan Persijap Jepara yang berakhir score 0-0, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026).

Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Persib Bandung tampil dominan saat menghadapi Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026).

Pertandingan berlangsung panas dengan tempo tinggi sejak menit awal dan diwarnai duel keras antarpemain.

Example 300x600

Skuad Maung Bandung tampil agresif di hadapan ribuan Bobotoh yang memadati tribun GBLA. 

Tim asuhan Bojan Hodak langsung mengambil inisiatif serangan melalui kombinasi cepat di lini tengah dan sektor sayap.

Nama Iker terus menjadi sorotan pada awal pertandingan.

Permainan cepat yang dibangun bersama Charles Fransa beberapa kali mampu membongkar pertahanan Persijap.

Bojan Hodak (kiri) sebagai pelatih asuhan Persib merasa bangga Persip tangguh dan energik sehingga menjadi juara bertahan

Meski demikian, Laskar Kalinyamat memberikan perlawanan sengit dan tidak membiarkan Persib leluasa menguasai laga.

Atmosfer pertandingan sempat memanas pada pertengahan babak pertama. 

Beberapa benturan keras terjadi di lini tengah akibat tingginya intensitas permainan dari kedua tim. 

Persijap tampil disiplin dengan pressing ketat sehingga Persib beberapa kali kesulitan membangun serangan dari bawah.

Kiper Persijap, Ardiansyah, tampil cukup gemilang pada babak pertama. Ia beberapa kali menggagalkan peluang berbahaya Persib, termasuk saat Federico Barba memanfaatkan umpan matang dari Thom Haye di dalam kotak penalti.

Di sektor sayap, Beckham Putra tampil aktif menusuk pertahanan lawan. Pergerakannya beberapa kali memaksa lini belakang Persijap bekerja ekstra keras.

Sementara Dimas Drajad dan José Cleylton Luiz terus mencoba mencari ruang di area pertahanan lawan.

Komentator pertandingan menilai lini tengah Persib bermain lebih cair dibanding laga sebelumnya.

Thom Haye menjadi motor serangan dengan visi permainan yang mampu mengalirkan bola ke berbagai sisi lapangan. 

Akurasi umpannya beberapa kali membuka peluang emas bagi Maung Bandung.

Namun Persijap bukan tanpa ancaman. 

Tim asal Jepara itu sempat membuat lini belakang Persib kerepotan lewat serangan balik cepat. 

Wahyu Prasetyo dan rekan-rekannya mampu memanfaatkan celah ketika Persib terlalu asyik menyerang.

Memasuki menit ke-20, Persijap mulai berani menerapkan high pressing. Strategi tersebut sempat membuat Persib kehilangan ritme permainan. Duel satu lawan satu di sektor tengah pun tak terhindarkan.

Bek asing Persib, Patricio Matricardi, tampil tenang dalam mengawal pertahanan. Ia berulang kali mematahkan serangan lawan dan menjaga keseimbangan lini belakang bersama Federico Barba. 

Di sisi lain, Frans Putros juga tampil disiplin saat mengawal area kanan pertahanan Maung Bandung.

Pada babak kedua, Bojan Hodak melakukan sejumlah perubahan taktik. 

Masuknya Luciano Guaycochea membuat serangan Persib lebih hidup. Pemain asal Argentina itu mampu memberikan variasi permainan dengan dribel dan distribusi bola yang efektif.

Persijap juga melakukan pergantian pemain setelah salah satu pemain asing mereka mengalami cedera. Intensitas pertandingan tetap tinggi hingga pertengahan babak kedua. Beberapa pelanggaran keras terjadi akibat tensi laga yang semakin panas.

Wahyudi Hamisi menjadi salah satu pemain yang paling bekerja keras di lini tengah Persijap. Gelandang senior itu beberapa kali melakukan intersep penting untuk menghentikan aliran serangan Persib.

Sementara itu, Beckham Putra kembali menjadi ancaman utama Persib lewat akselerasi dan kemampuan duel individunya.

Kombinasinya bersama Thom Haye dan Luciano Guaycochea membuat lini belakang Persijap terus berada dalam tekanan.

Dukungan Bobotoh di GBLA juga menjadi energi tambahan bagi Persib. Sepanjang pertandingan, suporter tuan rumah tak henti memberikan dukungan penuh. 

Di Jepara sendiri, ribuan pendukung Persijap dikabarkan menggelar nonton bareng untuk mendukung Laskar Kalinyamat.

Pertandingan ini sekaligus menjadi panggung nostalgia bagi Jajang Nurjaman yang hadir langsung di stadion. Sosok yang pernah membawa Persib juara sebagai pemain dan pelatih itu mendapat sambutan hangat dari Bobotoh.

Hingga laga berjalan memasuki babak akhir, Persib masih tampil dominan dalam penguasaan bola.

Namun disiplin pertahanan Persijap membuat Maung Bandung harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan dalam duel sarat gengsi tersebut.

Sampai menit terakhir skore seri dari pertandingan Persib VS Persijap dan Persib sebagai juara ke 1 Super Like Indonesia, dan juara II dimenangkan oleh Borneo FC.(Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600