EkonomiRagam DaerahSosial

PNM Dorong Praktik ESG, Hingga 228 Ribu Penerima Manfaat Rasakan Dampak Keberlanjutan

317
Melayani dengan Hati, ESG PNM Tumbuh Bersama Ibu-Ibu Pelaku Usaha Lokal

Tasikmalaya//secondnewsupdate.co.id – Dalam beberapa tahun terakhir, konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin mendapatkan perhatian serius dan menjadi pendekatan penting dalam praktik bisnis di Indonesia.

ESG kini digunakan sebagai indikator utama dalam menilai keberlanjutan perusahaan serta dampaknya bagi masyarakat dan lingkungan.

Hingga Desember 2024 tercatat sekitar 94 persen perusahaan di Bursa Efek Indonesia telah menerbitkan laporan keberlanjutan (sustainability report) sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, tata kelola yang baik, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan. 

Hal ini menunjukkan bahwa ESG telah menjadi alat ukur penting bagi pemangku kepentingan untuk menilai kinerja jangka panjang perusahaan.

Secara nasional, penguatan pelaporan keberlanjutan juga terus dilakukan melalui kebijakan regulator dan otoritas pasar modal, salah satunya melalui peluncuran modul ESG Reporting oleh Bursa Efek Indonesia guna meningkatkan transparansi serta akurasi data ESG, sekaligus mendukung investor dalam pengambilan keputusan berbasis performa non-finansial.

PNM Hadirkan Implementasi ESG Hingga ke Akar Rumput

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi salah satu perusahaan yang menerjemahkan semangat ESG secara nyata hingga ke tingkat masyarakat bawah. 

Melalui tiga pilar keberlanjutan — sosial, ekonomi, dan lingkungan — PNM secara aktif mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat berbasis pemberdayaan.

Hingga November 2025, PNM telah menjangkau lebih dari 228 ribu penerima manfaat melalui berbagai program keberlanjutan, seperti Ruang Pintar, PNM Scholarship, dan Madani Vokasi Academy (MVA). 

Program MVA bahkan mencatat nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 2,51, yang berarti setiap satu rupiah investasi sosial menghasilkan dampak ekonomi dan sosial berlipat bagi masyarakat.

Komitmen tersebut turut menghantarkan PNM meraih penghargaan Indonesia Sustainability Awards dalam kategori The Best Company for The Community Empowerment Programme dan The Best Company for Comprehensive ESG Implementation Practices.

Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi PNM dalam mengintegrasikan prinsip ESG pada upaya pemberdayaan sektor ultra mikro dan komunitas lokal.

Manfaat keberlanjutan PNM dirasakan langsung para nasabahnya. Salah satunya Aan Andasari, nasabah PNM Mekaar di Bekasi, yang memanfaatkan limbah jeans menjadi produk bernilai jual sekaligus memberdayakan anak-anak pemulung di lingkungannya.

“Saya mengedukasi anak-anak pemulung untuk belajar berkreasi dari sisa bahan jeans. Kini mereka bisa menghasilkan uang dari barang yang dulu dianggap tak berguna,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa implementasi ESG di PNM difokuskan pada dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

“Program ESG kami diarahkan untuk memberikan manfaat langsung. Melalui proses yang dijalankan, para ibu tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberdayakan komunitas di sekitarnya,” tuturnya.

Melalui kampanye #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, PNM berkomitmen menghadirkan pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan dengan menempatkan kebutuhan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan sebagai prioritas layanan. Komitmen melayani dengan hati menjadi landasan utama dalam memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (Krist)

Exit mobile version