BeritaInformatikaRagam Daerah

Polres Garut Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik, Warga Diminta Waspada: Jangan Sepelekan Debu Halus yang Bisa Ganggu Pernapasan

120
Polres Garut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, terutama pada saluran pernapasan, mata, dan kulit.

Jawa Barat, Garut | secondnewsupdate.co.id — Polres Garut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, terutama pada saluran pernapasan, mata, dan kulit.

Imbauan tersebut disampaikan Polres Garut menyusul adanya potensi paparan abu vulkanik di wilayah Garut, Senin (7/9/2026).

Masyarakat diminta tidak menganggap remeh abu vulkanik meski secara kasatmata terlihat seperti debu biasa.

Kapolres Garut AKBP Niko N Adi Putra, mengatakan, partikel abu vulkanik berukuran sangat halus sehingga dapat dengan mudah terhirup dan masuk ke saluran pernapasan.

Karena itu, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kondisi udara berpotensi dipenuhi abu vulkanik.

“Apabila harus keluar rumah, penggunaan masker yang tepat seperti N95 atau KN95 sangat dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan partikel abu vulkanik,” ujar Niko saat ditemui awak media.

Selain melindungi saluran pernapasan, warga juga dianjurkan menggunakan kacamata pelindung ketika beraktivitas di luar ruangan.

Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko iritasi akibat partikel abu yang masuk ke mata.

Jangan Bersihkan Abu Vulkanik dalam Kondisi Kering

Polres Garut juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat membersihkan abu vulkanik yang menempel di halaman rumah, kendaraan maupun lingkungan sekitar.

Abu sebaiknya dibasahi terlebih dahulu sebelum dibersihkan agar partikel halus tidak kembali beterbangan dan terhirup.

Penggunaan sapu basah atau kain basah dinilai lebih aman dibandingkan menyapu abu dalam kondisi kering maupun meniupnya menggunakan alat tertentu.

Masyarakat yang tubuh atau pakaiannya terkena abu juga diminta segera melakukan pembersihan. 

Tangan, wajah, dan bagian tubuh yang terpapar sebaiknya dicuci menggunakan air mengalir dan sabun.

Sementara pakaian yang digunakan saat beraktivitas di luar ruangan dianjurkan segera diganti dan dicuci secara terpisah untuk menghindari paparan abu yang masih menempel.

Jaga Kondisi Tubuh, Kelompok Rentan Perlu Perhatian Lebih

Di tengah potensi paparan abu vulkanik, masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan air putih, mengonsumsi makanan bergizi dan mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

“Pentingnya menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan air putih, mengonsumsi makanan bergizi, serta beristirahat dengan cukup,” kata Niko.

Polres Garut memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat yang dinilai lebih rentan terhadap dampak abu vulkanik, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Kelompok tersebut diharapkan membatasi aktivitas di luar ruangan dan mendapatkan perlindungan lebih ketika terjadi paparan abu vulkanik.

Batuk dan Sesak Napas Jangan Diabaikan

Niko juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala kesehatan setelah terpapar abu vulkanik.

Apabila mengalami keluhan seperti batuk terus-menerus, sesak napas, nyeri atau iritasi pada mata, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui imbauan tersebut, Polres Garut mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dampak abu vulkanik.

Masyarakat diharapkan tetap tenang, namun tidak lengah, dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan diri serta keluarga. (Agung)

Exit mobile version